TOUNA, KLIKINDONESIA — Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Kabupaten Tojo Una-Una resmi mengumumkan hasil akhir seleksi terbuka untuk sejumlah posisi strategis di lingkungan pemerintah daerah. Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Nomor 017/PANSEL-JPTP/2025, merujuk pada Berita Acara Rapat Akhir Pansel Nomor 016/PANSEL-JPTP/2025 tanggal 14 November 2025, serta Rekomendasi Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 27108/R-AK.02.03/SD/K/2025 tanggal 13 November 2025.
Ketua Pansel, Alfian Matajeng, memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami melaksanakan seleksi ini dengan prinsip akuntabilitas dan profesionalitas. Tiga besar nama yang diumumkan hari ini merupakan peserta dengan nilai terbaik berdasarkan seluruh tahapan penilaian,” tegas Alfian dalam keterangan resminya, Jumat (21/11/2025).
Tiga Besar Calon untuk Setiap Jabatan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui surat resmi yang diterima media ini, Pansel menyampaikan tiga besar peserta untuk masing-masing jabatan. Untuk posisi Inspektur Daerah, nama Yaumihi Palampanga memimpin dengan nilai 87,89, disusul Astria dengan nilai 84,79, dan Titin Gilang W. Madilau dengan 83,54.
Di posisi Kepala BKPSDM, Rusli meraih nilai tertinggi 90,52, diikuti Alfred Leonard Lanu dengan 87,76, serta Hapsa Ajimalaha dengan 82,23. Sementara itu, pada jabatan Kepala Dinas PUPR, Mohamad Asfan Supu memimpin dengan 89,28, unggul atas Amran K. Tambilalo dan Roy Rajendra Nata.
Untuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Sudarto Palakana menempati posisi teratas, sedangkan Abdul Rahman dan Astria berada di peringkat berikutnya. Di jabatan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Niko meraih nilai tertinggi dengan 88,69, disusul Darmawan Suaib dan Asrin W. Soga.
Nama-nama dengan nilai tertinggi juga ditetapkan di jabatan strategis lainnya, seperti Dinas Perdagangan, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Pariwisata, Ketahanan Pangan, Pemuda dan Olahraga, Damkar, hingga Disdukcapil. Seluruh daftar lengkap dengan nilai peserta telah disertakan dalam dokumen resmi Pansel.
Seleksi Dilaksanakan dengan Ketat dan Terukur
Ketua Pansel, Alfian Matajeng, menjelaskan bahwa nilai akhir merupakan akumulasi dari uji kompetensi manajerial, kompetensi teknis, kompetensi sosial kultural, serta rekam jejak. “Setiap peserta mengikuti serangkaian tes yang ketat dan terukur. Kami ingin memastikan bahwa pejabat yang akan menduduki jabatan tinggi benar-benar memiliki kapasitas memadai,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa proses seleksi juga memperhatikan aspek integritas serta kemampuan memimpin organisasi perangkat daerah. “Kami ingin pejabat yang terpilih nanti mampu bergerak cepat mendukung visi pembangunan daerah. Itu sebabnya penilaian dilakukan secara menyeluruh,” katanya.
Tahapan Selanjutnya: Penetapan Bupati
Dengan rampungnya pengumuman tiga besar, tahapan selanjutnya adalah menyerahkan seluruh hasil kepada Bupati Tojo Una-Una untuk penetapan dan pelantikan. “Nama-nama ini kami serahkan kepada Bupati untuk dipilih satu orang pada setiap jabatan sesuai ketentuan. Keputusan akhir berada di tangan Bupati,” jelas Alfian.
Ia berharap pejabat yang nantinya terpilih dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. “Kami berharap pejabat yang dilantik kelak mampu bekerja profesional, berintegritas, dan memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan Kabupaten Tojo Una-Una,” ungkapnya.
Harapan untuk Mewujudkan Pemerintahan yang Lebih Efektif
Seleksi JPT Pratama ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan mempercepat pencapaian visi daerah. “Kami ingin pemerintahan ini semakin efektif, responsif, dan didukung pejabat-pejabat yang kompeten,” ujar Alfian.
Pengumuman hasil seleksi ini menjadi perhatian berbagai pihak, mulai dari ASN hingga masyarakat yang menantikan pejabat-pejabat baru di lingkungan Pemkab Tojo Una-Una. Dengan proses seleksi yang terbuka dan terukur, diharapkan pejabat terpilih nanti dapat membangun kinerja yang lebih baik untuk pelayanan publik serta pertumbuhan daerah.
Pansel menegaskan bahwa seluruh proses telah sesuai peraturan dan bebas intervensi. “Seleksi ini murni berdasarkan kompetensi. Tidak ada intervensi pihak mana pun. Hasil yang keluar benar-benar berdasarkan nilai,” tutup Alfian.
Dengan demikian, Kabupaten Tojo Una-Una selangkah lebih dekat menuju struktur pemerintahan yang lebih kuat dan berdaya saing dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan daerah.*[]
Penulis : BUDI DAKO
Editor : MAHMUD MARHABA
Sumber Berita: KLIK INDONESIA











