KLIKINDONESIA,TOUNA – Bupati Tojo Una-Una, Ilham S. Lawidu, turun langsung memastikan 11 wisatawan warga negara asing korban insiden Speedboat Mister Un mendapat penanganan medis maksimal.
Peninjauan itu dilakukan saat para korban menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis RSUD Wakai di Sanctum Una-Una Dive Resort, Sabtu (25/7/2026).
Selain itu, langkah cepat Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una juga mendapat perhatian dari Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Sejak insiden terjadi, Gubernur terus memantau perkembangan operasi pencarian dan penyelamatan atau SAR.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Pelaksana BPBD Tojo Una-Una, Sigit Labolong, mengatakan Gubernur meminta seluruh unsur tetap bersinergi. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan medis terbaik bagi para korban.
“Bapak Gubernur terus memonitor perkembangan di lapangan. Beliau meminta seluruh unsur tetap bersinergi, memastikan para korban mendapatkan penanganan medis terbaik, dan operasi pencarian terhadap satu ABK yang masih hilang terus dilakukan hingga tuntas,” ujar Sigit Labolong melalui pesan WhatsApp, Minggu (26/7/2026).
Sebelumnya, sebelas wisatawan mancanegara itu berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan setelah SB Mister Un mengalami insiden saat berlayar dari Pulau Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una, menuju Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Jumat (24/7/2026).
Setelah tiba di lokasi aman, seluruh korban langsung menjalani pemeriksaan kesehatan. Tim medis memeriksa kondisi fisik korban untuk memastikan kesehatan mereka tetap stabil usai menghadapi situasi darurat di laut.
Korban Jalani Pemeriksaan Menyeluruh
Tim medis melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari pengecekan tanda vital, kondisi umum kesehatan, hingga penanganan medis awal. Langkah ini penting untuk mengantisipasi dampak paparan cuaca dan lamanya korban berada di perairan Teluk Tomini.
Di sela peninjauan, Bupati Ilham Lawidu berkoordinasi langsung dengan tenaga medis. Ia ingin memastikan setiap korban mendapat pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan sesuai standar.
“Keselamatan dan kesehatan para korban menjadi prioritas utama. Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una berkomitmen memberikan pelayanan terbaik hingga seluruh korban benar-benar dalam kondisi aman,” tegas Ilham.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Tim SAR Gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI AL, Polri, BPBD, tenaga kesehatan, UPP Kelas III Ampana, SROP Ampana, dan seluruh pihak yang terlibat dalam operasi penyelamatan.
Menurut dia, keberhasilan menyelamatkan 11 wisatawan asing merupakan hasil sinergi, koordinasi, dan kerja cepat seluruh unsur. Mereka tetap bekerja meski menghadapi tantangan cuaca di perairan Teluk Tomini.
Sementara itu, tim medis memastikan seluruh wisatawan masih dalam pemantauan hingga kondisi kesehatannya dinyatakan stabil dan aman.
Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap satu anak buah kapal yang belum ditemukan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una menegaskan komitmen untuk terus mengawal operasi tersebut hingga tuntas.*[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











