KLIKINDONESIA,TOUNA – Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengawal operasi SAR. Seiring itu, respons tim cepat terwujud. Hal ini menyusul tenggelamnya Speedboat Mister Un. Kapal itu kini terendam di Teluk Tomini.
Gubernur berkoordinasi intensif dengan Bupati Tojo Una-Una. Oleh karena itu, kedua pemimpin memastikan kerja optimal. Sementara itu, keselamatan korban jadi prioritas utama. Selain itu, pencarian satu ABK hilang dipercepat.
Kendati demikian, perhatian gubernur terbit saat bupati memimpin penyisiran. Ia bergerak bersama Tim SAR Gabungan. Operasi berlangsung di perairan Pulau Una-Una, pada Sabtu (25/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinasi Intensif di Lapangan
Kepala Pelaksana BPBD Tojo Una-Una Sigit Labolong mengonfirmasi hal ini. Untuk itu, ia menegaskan gubernur memantau proses langsung.
“Bapak Gubernur terus memonitor perkembangan operasi SAR.”Bahkan, beliau memerintahkan seluruh unsur bekerja maksimal. Keselamatan personel dan korban tetap jadi kunci. Hal ini berlaku hingga pencarian selesai,”jelas Sigit.
Di sisi lain, bupati segera menindaklanjuti arahan tersebut. Ia bergabung dengan BPBD dan Dinas Pariwisata. Ketua Komisi III DPRD juga mendampingi. Personel Basarnas, TNI AL, dan Polairud ikut bergerak.
Mereka menyisir titik di perairan Pulau Una-Una. Tim fokus mencari motoris Ferdiansyah. Informasi baru menyebut korban sempat bertahan di rumpon. Akhirnya, tim langsung memperluas area pencarian. Lokasi ini diduga jadi tempat korban bertahan,” tegas Sigit.
Kondisi laut cukup memberatkan. Gelombang tinggi menyapa perairan ini. Angin kencang juga menghantam kawasan tersebut. Meskipun begitu, tim tetap bergerak terpadu. Mereka mengedepankan keselamatan personel. Prosedur standar operasional tetap diutamakan.
Evakuasi 11 WNA Berhasil Tuntas
Sebelumnya, tim berhasil mengevakuasi 11 wisatawan WNA. Mereka berasal dari Ceko, Belanda, dan Prancis. Jerman serta Belgia juga mengirimkan wisatawan ini. Seluruh korban berada dalam kondisi selamat. Tim membawa mereka ke lokasi aman. Pemeriksaan kesehatan segera dilakukan. Penanganan medis lanjutan kini dipersiapkan.
SB Mister Un sebelumnya berlayar dari Pulau Una-Una. Tujuan awalnya adalah Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Kapal itu mengangkut 11 wisatawan asing. Dua awak kapal juga turut menaiki perahu tersebut. Komunikasi terputus mendadak saat berlayar. Tim SAR gabungan akhirnya menemukan kapal itu.
Basarnas, TNI AL, dan Polairud memimpin operasi. BPBD serta UPP Ampana ikut berkolaborasi. Pemerintah daerah juga mengoordinasi seluruh unsur. Kerja sama terpadu kini jadi kunci utama.
Hingga detik ini, pencarian satu ABK masih berlangsung. Pemerintah Provinsi Sulteng terus mengawal proses ini. Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una juga mendukung penuh. Operasi akan berjalan hingga tuntas. Semua prosedur tetap dipatuhi secara ketat. Kolaborasi gubernur dan bupati menunjukkan komitmen tinggi. Korban pasti memperoleh penanganan terbaik. Dukungan penuh juga diberikan ke tim lapangan. Operasi kemanusiaan ini akan segera dituntaskan. *[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











