TOUNA, KLIKINDONESIA – Buntut polemik di media sosial berujung ke ranah hukum. Ketua Aliansi Masyarakat Tojo-Tojo Barat Bersaudara, Safrin Longku, resmi melapor ke Polres Tojo Una-Una (Touna), Jumat (20/2/2026).
Didampingi kuasa hukumnya, Safrin melaporkan sebuah akun Facebook. Unggahan akun tersebut dinilai mencemarkan nama baik organisasi dan peserta aksi damai.
Safrin menjelaskan alasan pelaporannya. Ia merasa dirugikan karena narasi di medsos menuduh aksi mereka adalah setingan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Akun itu menyebut aksi Aliansi sebagai aksi rekayasa,” ujar Safrin via pesan WhatsApp.
Tak hanya itu, tuduhan semakin liar. Aksi damai tersebut dituding didanai oleh oknum yang terlibat dugaan mark up lahan Sekolah Rakyat di Betaua.
Ancam Lapor ke Mabes Polri
Safrin menegaskan, tuduhan tersebut tidak berdasar dan memicu persepsi negatif di masyarakat. Oleh karena itu, ia memilih jalur hukum untuk meminta pertanggungjawaban pemilik akun.
“Saya atas nama Aliansi dan pribadi akan menindaklanjuti ini. Kami ingin klarifikasi atas pernyataan di ruang digital tersebut,” tegasnya.
Langkah Aliansi tak main-main. Selain melapor ke Polres Touna, mereka berencana membawa kasus ini hingga ke Mabes Polri. Hal ini sebagai bentuk keseriusan menjaga marwah organisasi dari fitnah tak bertanggung jawab. (*)
Penulis : BUDI DAKO
Editor : MAHMUD MARHABA
Sumber Berita: KLIK INDONESIA











