OPINI Oleh:Budi Dako
PERTUMBUHAN ekonomi 4,39 persen yang dicatat Kabupaten Tojo Una-Una bukan hanya menjadi pencapaian lokal.
Di bawah kepemimpinan Bupati Ilham Lawidu dan Wakil Bupati Surya Lapasiri (IHLAS), langkah-langkah kebijakan yang ditempuh menunjukkan kontribusi nyata terhadap dinamika ekonomi Sulawesi Tengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pertumbuhan ini didukung oleh akselerasi pada akhir tahun 2025, yang menujukkan aktivitas ekonomi yang semakin bergerak.
Hal ini menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis sektor riil mampu menjadi mesin penggerak pertumbuhan yang lebih inklusif.
Penguatan sektor perikanan, pertanian, dan perdagangan lokal menjadi fokus utama. Program seperti penguatan akses pasar melalui” Pasar Kita Sejahtera”tidak hanya memperluas jangkauan pasar, tetapi juga meningkatkan nilai tambah yang diterima masyarakat.
Dorongan terhadap digitalisasi UMKM juga menjadi langkah penting dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berkembang.
Di sektor komoditas, pemgembangan kelapa dalam dan kelapa sawit menjadi bagian dari strategi meningkatkan nilai tambah.
Melalui pembangunan pusat pengolahan, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa manfaat ekonomi tidak hanya terfokus pada produksi, tetapi juga pada pengolahan di dalam daerah — menciptakan rantai nilai yang lebih panjang.
Pembangunan infrastruktur pelabuhan kecil di kepulauan menjadi langkah krusial dalam meningkatkan konektivitas.
Bagi daerah dengan karateristik kepulauan, akses yang lancar menjadi faktor penentu dalam memperluas jangkauan ekonomiyang hingga pelosok wilayah.
Selain itu, pembukaan peluang investasi di sektor migas dengan prinsip keberlanjutan mencerminkan kesadaran akan pentingnya pengolahan sumber daya yang bertanggung jawab.
Hal ini tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memastikan bahwa manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata.
Pengembangan Kepulauan Togean sebagai pusat ekowisata dan ekonomi biru menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi berkelanjutan.
Model ini tidak hanya memanfaatkan potensi alam ,tetapi juga menjaga ekosistem sebagai aset jangka panjang.
Secara keseluruhan,langkah- langkah yang ditempuh pemerintahan IHLAS menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat dibangun melalui pendekatan yang terstruktur dan berbasis masyarakat.
Ini menjadi bukti bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak hanya tentang laju pertumbuhan ,tetapi juga tentang kualitas dan manfaat yang dirasakan secara luas.
Dengan demikian, pertumbuhan 4,39 persen menjadi pijakan penting untuk meningkatkan kontribusi Tojo Una-Una terhadap ekonomi Sulawesi Tengah — dengan harapan dapat menjadi contoh pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi kawasan lain di provinsi.*[]
Penulis : BUDI DAKO
Editor : REDAKSI
Sumber Berita: KLIK INDONESIA











