KLIKINDONESIA.CO, TOUNA — Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya Lapasiri, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tojo Una-Una. Kegiatan ini berlangsung di Desa Bonevoto, Kecamatan Ulubongka pada Sabtu (18/4/2026).
Raker ini difokuskan pada peningkatan mutu pendidikan, tata kelola, dan kinerja satuan kerja di lingkungan pendidikan daerah. Forum ini menjadi ajang strategis untuk menyelaraskan program kerja tahun 2026.
Sinergi Kebijakan Pusat dan Daerah Jadi Kunci
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aspan Taurenta. Hadir juga Sekretaris Dikbud, Camat Ulubongka, Kepala Desa Bonevoto, para pengawas, kepala sekolah, guru, serta undangan lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Surya Lapasiri menegaskan pentingnya sinergi kebijakan pusat dan daerah. Oleh karena itu, seluruh program harus merata, akuntabel, dan berbasis data.
“Rangkaian rapat ini bertujuan menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah. Dengan demikian, kita dapat wujudkan pendidikan bermutu yang merata dan akuntabel pada tahun 2026,” ujarnya.
Fokus Penyelarasan Program dan Tata Kelola Guru
Sementara itu, Raker Dikbud Tojo Una-Una tahun ini menitikberatkan pada beberapa poin strategis. Di antaranya penyelarasan program dan anggaran 2026 yang mengacu pada Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).
Selain itu, penguatan tata kelola guru dan tenaga kependidikan menjadi prioritas. Peningkatan kualitas kepala sekolah dan pengawas juga mendapat perhatian khusus.
Lebih lanjut, transformasi tata kelola pendidikan didorong melalui sistem yang adaptif. Sistem ini harus transparan dan akuntabel, termasuk layanan administrasi dan pengelolaan aset daerah.
Penguatan Kapasitas dan Evaluasi Kinerja Berkelanjutan
Peningkatan kinerja satuan kerja turut didorong melalui penguatan kapasitas dinas dan sekolah. Selain itu, penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) harus dilakukan secara berkelanjutan.
Evaluasi Rencana Kinerja Tahunan (RKT) juga menjadi instrumen utama. Dengan demikian, perbaikan berkesinambungan dalam sektor pendidikan dapat terwujud.
“Kami berharap seluruh satuan kerja pendidikan dapat beradaptasi dengan kebijakan baru ini. Pendidikan Tojo Una-Una harus terus berkualitas dan kompetitif,” pungkas Surya Lapasiri.*[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











