Status Tersangka Tak Sah, 9 Warga Loli Oge Menang Praperadilan

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 18:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sembilan warga Desa Loli Oge, Kabupaten Donggala, menang di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Palu, Senin (20/4),  majelis hakim mengabulkan seluruh permohonan praperadilan mereka.

Sembilan warga Desa Loli Oge, Kabupaten Donggala, menang di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Palu, Senin (20/4), majelis hakim mengabulkan seluruh permohonan praperadilan mereka.

KLIKINDONESIA.CO, PALU — Sembilan warga Desa Loli Oge, Kabupaten Donggala, meraih kemenangan hukum. Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Palu, Senin (20/4/26), mengabulkan seluruh permohonan praperadilan mereka.

Majelis hakim menegaskan, penetapan status tersangka yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tengah “tidak sah secara hukum”.

Hakim juga memerintahkan penghentian penyidikan serta pemulihan nama baik, harkat, dan martabat para pemohon. Putusan ini dibacakan di hadapan kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum Rakyat (LBH-R).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sarat Kejanggalan

Tim advokat LBH-R dipimpin Agussalim, S.H., didampingi Direktur LBH-R Firmansyah C. Rasyid, S.H., serta Mey Prawesty dan Iwan Rajasipa, S.H.

Firmansyah menilai proses penetapan tersangka sarat kejanggalan. Poin utamanya, surat penetapan tersangka tidak mencantumkan pasal yang disangkakan.

“Objek yang dipermasalahkan hanya pondasi susunan batako yang belum rampung dan berada di badan jalan desa,” kata Firmansyah, Senin (20/4).

Kuasa hukum menjelaskan, pembongkaran pondasi itu dilakukan atas arahan kepala desa. Tujuannya untuk membuka akses jalan umum bagi warga.

Tak hanya itu, legalitas pelapor PT Wadi Al Aini Membangun turut dipersoalkan. Pasalnya, perusahaan tersebut dinilai tak memiliki sertifikat hak milik atau bukti kepemilikan lahan yang sah.

Bukti Kuat di Sidang

Dalam persidangan, pemohon menghadirkan bukti berupa surat penetapan tersangka, panggilan pemeriksaan, hingga dokumentasi lokasi.

Sidang juga menghadirkan saksi ahli Arianto Sangadji, akademisi Universitas Tadulako. Menurut advokat Agussalim, saksi ahli menilai tindakan warga adalah bentuk reaksi sosial atas dugaan perampasan hak masyarakat.

“Ada yang mengatur proses operasional tambang tanpa izin sama sekali,” ungkap Agus.

Pemulihan Kehormatan

Advokat rakyat Agussalim menegaskan, putusan ini menjadi pengingat pentingnya profesionalitas aparat penegak hukum.

“Bagi warga Loli Oge, kemenangan ini bukan sekadar di ruang sidang, tetapi pemulihan kehormatan yang sempat tercoreng,” pungkas pria berdarah Mandar tersebut. *[]

Penulis : Budi Dako

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klik Indonesia.co

Berita Terkait

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu
Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna
Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna
Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute
10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi
BPBD Touna Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan Agustus 2026
Operasi SAR Speedboat Mister Un Ditutup, Keluarga Apresiasi Basarnas
Speedboat Mister Un Ditemukan, Tim SAR Masih Cari Motoris

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:02 WIB

10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi

Berita Terbaru