KLIKINDONESIA.CO, TOUNA – Harapan warga Desa Uematopa, Kecamatan Ulubongka, mulai terjawab. Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una memulai pemeliharaan ruas jalan Dataran Bulan–Uematopa. Ruas ini menjadi akses utama masyarakat pedalaman.
Pekerjaan itu disambut haru warga. Bagi mereka, jalan tersebut bukan sekadar penghubung antardesa. Jalan ini menjadi jalur mengangkut hasil kebun. Selain itu, jalan ini menjadi akses anak sekolah dan rute ke fasilitas kesehatan.
Kades Uematopa: Pemda dengar keluh-kesah warga
Kepala Desa Uematopa, Berlian Agustina, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu. Ia juga berterima kasih kepada Wakil Bupati Surya Lapasiri. Warga setempat menyebut keduanya sebagai “Pa’a Lipu” atau pemimpin daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, Bapak Bupati Ilham Lawidu sudah mendengar keluh-kesah kami warga Uematopa,” ujar Berlian, Jumat (22/5/2026).
Berlian mengatakan warga memahami kondisi keuangan daerah yang terbatas. Namun, perhatian pemda tetap membuat warga merasa tidak ditinggalkan.
“Tak banyak yang dapat kami ucapkan, hanya rasa terima kasih dan doa. Semoga bapak bupati dan wakil bupati selalu diberikan kesehatan,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tojo Una-Una, Asfan Supu. Menurutnya, Asfan turun langsung mengawasi pemeliharaan jalan di Desa Uematopa.
Warga keluhkan jalan berlumpur saat musim hujan
Warga menyebut ruas jalan Dataran Bulan–Uematopa selama ini sering dikeluhkan. Kerusakan membuat jalan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
Jalan yang berlumpur kerap membuat kendaraan pengangkut hasil pertanian terjebak. Bahkan, kendaraan bisa tidak melintas sama sekali. Akibatnya, aktivitas ekonomi masyarakat ikut terganggu.
“Kalau hujan, kendaraan sering tidak bisa lewat. Hasil kebun kadang terlambat dibawa keluar. Kami bersyukur sekarang jalan mulai diperbaiki,” ujar seorang warga.
Warga menilai kehadiran alat berat memberi harapan baru. Mereka berharap pembangunan tetap menyentuh wilayah pelosok, meski anggaran terbatas. Mereka juga menilai perbaikan jalan membuka peluang kehidupan yang lebih baik. *[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











