KLIKINDONESIA.CO, TOUNA – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una terus mematangkan rencana pembangunan infrastruktur transportasi laut di wilayah Kepulauan Togean. Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, memimpin langsung pertemuan dan survei lapangan di Desa Lebiti, Kecamatan Togean, Senin (22/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Ilham didampingi Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (BTNKT) Askhari Dg. Masikki, Kepala UPP Kelas III Ampana Rahmat Firmansyah, serta Kepala Dinas Perhubungan Tojo Una-Una Arman K. Tambilalo.
Fokus Pembangunan Pelabuhan dan Jalur Kapal
Kepala Dinas Perhubungan Tojo Una-Una, Arman K. Tambilalo, mengatakan pertemuan itu membahas rencana pembangunan pelabuhan sekaligus survei jalur kapal di kawasan Togean.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mematangkan rencana pembangunan pelabuhan sekaligus melakukan survei jalur kapal di wilayah Kepulauan Togean,” ujar Arman, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, pembangunan pelabuhan dan penataan jalur pelayaran menjadi kebutuhan mendesak. Infrastruktur tersebut akan memperkuat konektivitas antarpulau, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung distribusi barang dan jasa.
Arman menjelaskan pelabuhan yang direncanakan akan menjadi titik singgah kapal perintis. Kehadiran kapal perintis dinilai strategis karena masyarakat kepulauan sangat bergantung pada transportasi laut.
Selain itu, pelabuhan dan jalur pelayaran yang tertata diyakini mendorong pertumbuhan ekonomi. Distribusi logistik akan lebih lancar sehingga disparitas harga kebutuhan pokok dapat ditekan. Di sisi lain, produk unggulan masyarakat akan lebih mudah dipasarkan.
“Pelabuhan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan daerah, pelayanan masyarakat, hingga memperkuat kehadiran negara di wilayah kepulauan,” kata Arman.
Dukungan UPP dan BTNKT
Kepala UPP Kelas III Ampana, Rahmat Firmansyah, menyatakan dukungan terhadap langkah Pemkab Tojo Una-Una. Ia menilai pelabuhan yang terintegrasi dengan jaringan pelayaran perintis akan meningkatkan konektivitas dan keselamatan pelayaran.
“Kami mendukung upaya pemerintah daerah dalam membuka akses transportasi laut yang lebih baik. Kehadiran pelabuhan yang representatif akan memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus meningkatkan keselamatan dan kelancaran pelayanan pelayaran,” ujarnya.
Rahmat menegaskan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah daerah agar pembangunan berjalan sesuai regulasi dan ketentuan teknis.
Arman menambahkan, hasil pertemuan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari BTNKT. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar pembangunan tetap memperhatikan aspek keselamatan pelayaran serta kelestarian lingkungan kawasan konservasi.
Langkah yang dilakukan Bupati Ilham Lawidu menjadi bagian dari strategi memperkuat akses transportasi laut di Kepulauan Togean. Selain mendukung ekonomi dan pariwisata, infrastruktur ini juga berperan dalam memperkuat kedaulatan negara di wilayah kepulauan.
Dengan koordinasi dan survei yang terus berjalan, pembangunan pelabuhan dan penataan jalur kapal di Kepulauan Togean diharapkan segera memasuki tahap teknis lanjutan untuk direalisasikan. *[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











