Laporan khusus 2026: Bagian 1
Oleh: Budi Dako
SULTENG–GORONTALO-Kawasan perbatasan memiliki peran strategis sebagai penghubung antar wilayah, jalur distribusi barang dan jasa, serta penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat konektivitas dan mendorong pemerataan pembangunan.
Di kawasan perbatasan Provinsi Sulawesi Tengah dan Provinsi Gorontalo, berbagai program pembangunan terus dilaksanakan oleh pemerintah.
Pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga infrastruktur pendukung sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Meski berbagai kemajuan telah dicapai, pembangunan merupakan proses yang membutuhkan pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan.
Sejumlah pekerjaan masih memerlukan perhatian agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, terutama di wilayah yang menjadi pintu penghubung kedua provinsi.
Berangkat dari semangat tersebut, Laporan Khusus 2026: Mengawal Pembangunan Lintas Batas Sulawesi Tengah–Gorontalo hadir sebagai rangkaian liputan yang mendokumentasikan perkembangan pembangunan secara langsung di lapangan.
Liputan ini bertujuan menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berbasis fakta mengenai berbagai capaian, tantangan, serta kebutuhan pembangunan di kawasan perbatasan.*[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











