Prof. Dr. Rudi Margono: Lembut dalam Bersikap, Tegas Menjaga Marwah Korps Adhyaksa

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof Rudi Margono (ist)

Prof Rudi Margono (ist)

KLIKINDONESIA.CO, JAKARTA – Di balik tegaknya sebuah institusi penegak hukum, selalu ada sosok penjaga integritas. Mereka bekerja memastikan integritas tetap menjadi pijakan utama lembaga.

Salah satu sosok tersebut ada dalam profil Prof Rudi Margono. Kini, ia mengemban amanah sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Di lingkungan Korps Adhyaksa, rekan-rekannya mengenal Prof Rudi sebagai pemimpin tenang dan santun. Namun, di balik pembawaannya yang lembut, tersimpan ketegasan tinggi dalam menjaga disiplin aparatur.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Filosofi Pengawasan dan Awal Karier di Magetan

Bagi Prof Rudi, pengawasan bukan sekadar mencari kesalahan. Lebih dari itu, pengawasan berfungsi membangun budaya kerja yang bersih dan memperkuat integritas lembaga.

“Pengawasan bukan sekadar mencari kesalahan atau menghukum aparat. Kita harus membangun budaya kerja yang bersih dan berintegritas dari dalam,” ujar Prof. Rudi Margono menjelaskan filosofinya.

Selanjutnya, prinsip tersebut menjadi benang merah dalam setiap penugasannya selama tiga dekade terakhir.

Lahir di Magetan pada 6 Desember 1969, ia memulai karier dari bawah. Prof Rudi sempat menjadi staf di Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan pada tahun 1994.

Dari titik itulah ia memahami makna kepemimpinan sejati. Menurutnya, keberhasilan pemimpin bukan karena tinggi jabatan, melainkan kesungguhan kerja dan kedisiplinan.

Pengalaman Berharga di KPK hingga Kejari Touna

Selain pengalaman lapangan, semangat belajar mengantarkannya meraih gelar doktor hukum. Bekal akademik dari UB dan UGM berpadu sempurna dengan pengalaman kerjanya.

Selanjutnya, perjalanan karier mengantarkan Prof Rudi bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pengalaman di lembaga antirasuah memperkaya perspektifnya tentang pentingnya sistem pengawasan yang kuat.

Setelah bertugas di KPK, pimpinan memercayainya memimpin Kejari Tojo Una-Una (Touna), Sulawesi Tengah. Di daerah itu, ia sukses membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.

“Seorang pemimpin tidak boleh membuat sekat dengan masyarakat. Kita harus mau membuka dialog dan mendengarkan masukan mereka,” ungkapnya mengenang masa tugas di Touna.

Sebaliknya, ia lebih memilih membuka ruang dialog dengan semua pihak yang bersinggungan tanpa mengurangi wibawa kepemimpinannya.

Tegas Jaga Marwah dan Disiplin Korps Adhyaksa

Meskipun lembut bertutur kata, Prof Rudi tetap memegang teguh prinsip hukum. Baginya, setiap pelanggaran integritas harus mendapat tindakan tegas sesuai aturan.

“Disiplin adalah kehormatan profesi kita sebagai jaksa. Setiap pelanggaran integritas pasti mendapat tindakan tegas sesuai aturan,” tegas Prof. Rudi.

Ia menilai disiplin adalah bagian dari kehormatan profesi penegak hukum. Oleh karena itu, pembinaan dan ketegasan harus berjalan beriringan demi menjaga marwah institusi.

Lebih lanjut, ia memahami bahwa keberhasilan kejaksaan bukan hanya dari jumlah perkara. Tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan justru menjadi tolok ukur utama keberhasilan.

Guru Besar Kehormatan dan Amanah Jamwas Kejagung

Kini, dedikasi dan rekam jejak mengantarkan Prof Rudi menduduki jabatan strategis. Presiden RI memercayainya sebagai Jamwas Kejagung melalui Keppres Nomor 177/TPA Tahun 2024.

Di luar tugas kejaksaan, ia juga berkontribusi aktif di dunia akademik. Bahkan, kampus mengukuhkannya sebagai Guru Besar Kehormatan berkat ilmu pengetahuannya.

Kini, di pundaknya terpikul tanggung jawab besar memperkuat tata kelola Kejaksaan. Ia terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Korps Adhyaksa melalui keteladanan.

Sebagai kesimpulan, kepemimpinan sejati tidak selalu diwujudkan dengan suara keras. Ketenangan dan ketegasan justru menjadi kekuatan utama yang membentuk kepercayaan publik.

Dari daerah hingga Kejagung, ia membuktikan martabat kejaksaan bermula dari integritas diri. *[]

Penulis : Budi Dako

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klik Indonesia.co

Berita Terkait

Bupati Tojo Una-Una Perjuangkan Penguatan Fiskal ke Pemerintah Pusat
Pengurus DPP PJS Laporkan Persiapan Rapimnas ke Ketua Dewan Penasehat
Ketua DPRD Dampingi Bupati dan Wabup Bangkep di Rakornas Sentul
Dukungan KKP Pusat, Politeknik Ikhlas Madani Siap Cetak Generasi Unggul Bidang Kelautan
150 Ribu, Guru Indonesia Dapat Beasiswa dari Kemendikdasmen untuk 2026
Gandeng Lembaga Uji UPN Veteran Jogjakarta, DPD PJS Gorontalo Gelar UKW Mandiri
Rumor Pencabutan Kartu Liputan CNN Indonesia dan Ujian Kebebasan Pers
PJS dan FIDKOM UIN Jakarta Jalin Sinergi Strategis

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:10 WIB

Bupati Tojo Una-Una Perjuangkan Penguatan Fiskal ke Pemerintah Pusat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:57 WIB

Prof. Dr. Rudi Margono: Lembut dalam Bersikap, Tegas Menjaga Marwah Korps Adhyaksa

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:31 WIB

Pengurus DPP PJS Laporkan Persiapan Rapimnas ke Ketua Dewan Penasehat

Senin, 2 Februari 2026 - 15:21 WIB

Ketua DPRD Dampingi Bupati dan Wabup Bangkep di Rakornas Sentul

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:03 WIB

Dukungan KKP Pusat, Politeknik Ikhlas Madani Siap Cetak Generasi Unggul Bidang Kelautan

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan melaksanakan briefing sebelum memulai Operasi SAR hari kelima pencarian ABK Speedboat Mister Un di Perairan Teluk Tomini, Selasa (28/7/2026).

TOUNA

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:34 WIB

im SAR gabungan melakukan penyisiran di Perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin (27/7/2026).

TOUNA

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Senin, 27 Jul 2026 - 20:33 WIB

Ilham S. Lawidu didampingi Kadis Pariwisata Asrin Soga dan Kepala Pelaksana BPBD Sigit Labolong memantau langsung pemeriksaan kesehatan terhadap 11 wisatawan asing yang selamat dari insiden tenggelamnya SB Mister Un, oleh tim medis RSUD Wakai di Sanctum Una-Una Dive Resort, Sabtu (25/7/2026).

TOUNA

Bupati Pastikan 11 WNA SB Mister Un Dapat Perawatan Medis

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Bupati Tojo Una-Una Ilham S. Lawidu yang berada di perairan Teluk Tomini, Pulau Una-Una, untuk memantau secara langsung perkembangan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban tenggelamnya Speedboat (SB) Mister Un, Sabtu malam (25/7/2026).

TOUNA

Gubernur Sulteng Kawal Operasi SAR SB Mister Un Tenggelam

Minggu, 26 Jul 2026 - 07:35 WIB