KLIKINDONESIA,TOUNA — Program Taruna Bakti Polri mulai berjalan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 60 Kabupaten Tojo Una-Una. Kegiatan ini bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter siswa.
Selama lima hari, 3–7 Agustus 2026, para taruna akan membekali siswa dengan nilai disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, serta wawasan kebangsaan.
Seremoni pembukaan berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi 60, Kecamatan Ampana Tete, Senin (3/8/2026). Warga menyambut Tim Taruna Bakti yang dipimpin AKP Novrialdi dengan tari adat dan atraksi Polisi Cilik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, mereka mengikuti seremoni bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pihak sekolah.
AKP Novrialdi, pendamping tim, menyatakan program ini bentuk pengabdian Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.
“Kami ingin para taruna berbagi pengalaman, pengetahuan, dan motivasi. Siswa harus memiliki semangat belajar, disiplin, serta kesiapan menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter,” ujar Novrialdi.
Menurutnya, pembinaan tidak hanya menyampaikan materi. Tim juga memberikan latihan kepemimpinan, penguatan disiplin, serta diskusi interaktif.
Oleh karena itu, program ini mendorong siswa lebih percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu mengembangkan potensi diri.
Ia berharap peserta memanfaatkan kesempatan ini sebagai bekal menghadapi tantangan mendatang.
Program ini selaras dengan tujuan Sekolah Rakyat. Sekolah tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, integritas, dan jiwa kepemimpinan peserta didik.
Kapolsek Ampana Tete AKP Hartono, Danramil Ampana Tete Kapten Inf Bolo, KBO Binmas Polres Tojo Una-Una Aiptu Sempo, S.Sos., Perwira Penghubung Kabupaten Tojo Una-Una Mayor Inf Kingking, KBO Intelkam Polres Tojo Una-Una Iptu Imran Paloa, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 60 Rahliahanafni, S.Pd., M.Pd., para guru, Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Kajulangko, serta seluruh siswa menghadiri kegiatan ini.
Sementara itu, kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan pihak sekolah diharapkan memperkuat misi Sekolah Rakyat.
Program dijadwalkan berlangsung hingga 7 Agustus 2026. Rangkaian pembinaan meliputi karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, serta penguatan nilai kebangsaan bagi seluruh siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 60 Kabupaten Tojo Una-Una.*[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co













Komentar