TOUNA, KLIKINDONESIA – Tim SAR gabungan resmi menghentikan operasi pencarian ABK Speedboat Mister Un, Ferdiansyah. Petugas menghentikan operasi setelah melakukan pencarian selama tujuh hari berturut-turut.
Meskipun pencarian berlangsung maksimal, tim belum berhasil menemukan keberadaan korban hingga hari terakhir.
Sebelumnya, insiden ini menimpa total 13 orang penumpang dan ABK. Sebanyak 12 orang berhasil selamat, sedangkan satu orang masih hilang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dan Tim Siaga SAR Tojo Una-Una, Andi Safrullah, mengonfirmasi penutupan operasi tersebut. Ia menyebut seluruh personel telah mengerahkan segenap kemampuan selama pencarian.
“Sebanyak 12 orang selamat dan satu orang masih hilang,” ujar Andi melalui pesan WhatsApp pada Kamis (30/7/2026).
“Oleh karena itu, kami resmi menutup operasi pencarian ini,” lanjutnya.
Meskipun berduka, pihak keluarga korban menyampaikan terima kasih mendalam kepada tim gabungan. Kakak kandung korban, Marwah, memuji profesionalisme seluruh anggota Basarnas.
Ia mengaku sangat puas dengan kerja keras para petugas di lapangan. Bahkan, petugas memberikan seluruh pelayanan tersebut secara gratis tanpa pungutan biaya.
“Pihak Basarnas benar-benar bekerja keras tanpa meminta biaya sedikit pun,” kata Marwah.
Selain itu, Marwah menepis kabar miring terkait pelayanan Basarnas yang beredar di media sosial. Ia menyaksikan sendiri kesungguhan tim dalam mencari adiknya.
“Alhamdulillah, ketersediaan informasi ini menjawab keraguan kami hari ini,” tegasnya.
Selanjutnya, ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor ke Basarnas saat terjadi kecelakaan laut.
Pada hari yang sama, Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, menyambangi Posko SAR. Kehadiran Kapolres menjadi bentuk dukungan moral kepada para petugas kemanusiaan.
AKBP Yanna berdiskusi langsung dengan tim SAR untuk menerima laporan akhir operasi. Selain itu, ia juga mengevaluasi hasil pencarian dan memeriksa kondisi para personel.
Kapolres memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat. Pasalnya, tim tetap bekerja keras meski menghadapi gelombang tinggi dan angin kencang.
Kini, seluruh personel SAR telah kembali ke satuan masing-masing setelah menyelesaikan tugas mulia tersebut. *[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











