KLIKINDONESIA,TOUNA -Sebanyak 10 Kantor Koperasi Merah Putih di Ampana Kota dan Ratolindo segera beroperasi. Total rencana pembangunan di dua kecamatan tersebut mencapai 20 kantor. Saat ini enam unit sudah selesai 100 persen dan siap pakai.
Sementara itu, empat unit lainnya memasuki tahap finishing akhir. Selanjutnya, tim akan melengkapi administrasi dan sarana pendukung sebelum operasional. Pemerintah menargetkan seluruh kantor tahap pertama segera melayani masyarakat. Selain itu, pembangunan 10 kantor tahap kedua akan menyusul kemudian. Realisasinya masih menunggu kesiapan lahan di desa dan kelurahan masing-masing.
Progres Pembangunan Terus Dikebut
Danramil 1307-05/Ratolindo, Kapten Inf. Risman, membenarkan progres tersebut. Ia menyebut enam kantor sudah rampung, empat lainnya masih dalam penyelesaian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari 20 kantor Koperasi Merah Putih yang kami rencanakan, enam unit sudah selesai 100 persen,” ujar Kapten Inf. Risman, Minggu (2/8/26).
“Empat unit lainnya masih dalam proses finishing, sedangkan 10 unit berikutnya menunggu lahan siap,” katanya.
Karena itu, pihaknya terus mempercepat pengerjaan empat unit yang tersisa. Dengan demikian, 10 kantor tahap pertama bisa beroperasi secara bersamaan. Ia optimistis operasional bisa mulai tepat waktu sesuai jadwal.
“Rencananya, launching operasional akan kami laksanakan pertengahan bulan ini,” tegasnya.
Oleh karena itu, ia berharap Pemkab Tojo Una-Una mendukung penyediaan lahan tahap kedua.
Perkuat Ekonomi Desa dan UMKM
Program Koperasi Merah Putih merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan. Koperasi akan mengelola usaha secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, koperasi akan menjadi pusat aktivitas ekonomi warga desa. Bahkan, koperasi akan memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM lokal. Kemudian, koperasi juga memperlancar distribusi kebutuhan pokok masyarakat. Selanjutnya, program ini meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, perikanan, dan produk unggulan daerah.
Dengan beroperasinya 10 kantor tahap pertama, aktivitas ekonomi masyarakat akan tumbuh lebih cepat. Pemerintah daerah terus mendorong semangat gotong royong dalam pengelolaan koperasi tersebut. Langkah ini akan memperkuat kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan. Akhirnya, program ini membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru di Touna.*[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co













Komentar