KLIKINDONESIA,TOUNA — Damkarmat Kabupaten Tojo Una-Una menguji kesiapsiagaan personel melalui simulasi penanganan kebakaran. Oleh karena itu, mereka menetapkan target response time maksimal 15 menit sesuai Permendagri Nomor 114 Tahun 2018.
Simulasi berlangsung di halaman Kantor Damkarmat, Kamis (16/7/2026). Lebih lanjut, kegiatan ini mengukur kemampuan personel, armada, dan sistem komando dalam memberikan pelayanan cepat saat darurat.
Kepala Dinas Damkarmat, Alfred Leonard Lanu, memimpin langsung simulasi tersebut. Menurutnya, latihan ini menjadi bukti komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Personel Damkarmat harus siap di mana pun dan dalam situasi apa pun. Prinsip kami adalah selalu siap, menjadi personel Damkarmat yang tangguh, disiplin, dan terlatih untuk kepentingan masyarakat,” tegas Alfred Leonard Lanu.
Sementara itu, simulasi diawali dengan laporan kebakaran dari warga. Petugas operator segera melakukan verifikasi lokasi, jenis kebakaran, dan rute tercepat. Setelah itu, sirene darurat dibunyikan sebagai tanda operasi dimulai.
Selain itu, seluruh personel mengenakan Alat Pelindung Diri lengkap sebelum armada bergerak. Sesampainya di lokasi, mereka langsung menggelar selang dan melakukan pemadaman sesuai prosedur standar.
Lebih jauh, Permendagri menetapkan waktu tanggap 15 menit sejak laporan masuk hingga petugas siap menyemprotkan air. Oleh sebab itu, Damkarmat membagi tahapan menjadi lima menit persiapan, tujuh menit perjalanan, dan tiga menit penggelaran peralatan.
Alfred Leonard Lanu menjelaskan latihan rutin ini juga berfungsi mengevaluasi peralatan, komunikasi, dan koordinasi antarinstansi. Terutama, tantangan geografis Kabupaten Tojo Una-Una menjadi perhatian utama.
Ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan indikasi kebakaran dan memberikan prioritas jalan bagi armada pemadam.
“Berlatih adalah kunci kesiapsiagaan. Dengan latihan yang rutin, kami memastikan seluruh personel selalu siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Alfred Leonard Lanu.
Dengan hasil simulasi ini, Damkarmat Touna semakin siap menghadapi keadaan darurat. Masyarakat pun diharapkan merasa lebih aman dan terlindungi.*[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











