TOUNA, KLIKINDONESIA – Transisi energi hijau di Sulawesi makin di depan mata. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ulubongka berkapasitas raksasa 300 Megawatt (MW) siap dibangun.
Proyek ini menjadi fokus kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Morowali Utara (Morut), dan PT PLN (Persero).
Bupati Morut Delis Julkarson Hehi dan Direktur Manajemen Pembangkit PLN Pusat Rizal Kalvary Marimbo, meninjau langsung lokasi Sungai Ulubongka, Jumat (13/3/2026). Bupati Touna, Ilham Lawidu, turut mendampingi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kunjungan ini angin segar bagi Sulawesi Tengah. Kami berkomitmen mendorong PLTA Ulubongka sebagai solusi energi jangka panjang,” tegas Ilham.
Direktur PLN, Rizal Kalvary, memastikan potensi besar Sungai Ulubongka telah resmi masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034.
Langkah ini sejalan dengan target Net Zero Emission. PLTA dinilai sebagai andalan utama karena mampu hasilkan listrik ramah lingkungan yang stabil dan efisien.
Katalisator Ekonomi Baru
Kapasitas 300 MW diproyeksikan tak hanya menerangi rumah tangga, tapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi baru di Touna dan sekitarnya. Pasokan energi ini krusial menopang sektor industri yang berkembang pesat.
Secara teknis, Sungai Ulubongka dinilai sangat ideal. Panjang alirannya mencapai 125 Km dengan debit air 132,8 m³/detik. Uniknya, sungai ini melintasi dua wilayah administratif, yakni Touna dan Morut.
“Semoga dengan adanya PLTA ini, Sulteng semakin dekat dengan kemandirian energi hijau yang berkelanjutan,” harap Ilham.
Usai dari sungai, rombongan juga meninjau PLTU Sabo dan PT Saraswati di Desa Mantangisi. (*)
Penulis : BUDI DAKO
Editor : MAHMUD MARHABA
Sumber Berita: KLIK INDONESIA











