Jangan Anggap Remeh! Diabetes Bisa Picu Stroke dan Jantung

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruang podcast RSUD Luwuk, Kelurahan Bungin Timur, Kecamatan Luwuk, Sabtu (18/4/2026) pagi, menjadi tempat berbagi pengetahuan tentang salah satu penyakit kronis yang kian sering ditemui yakni diabetes.

Ruang podcast RSUD Luwuk, Kelurahan Bungin Timur, Kecamatan Luwuk, Sabtu (18/4/2026) pagi, menjadi tempat berbagi pengetahuan tentang salah satu penyakit kronis yang kian sering ditemui yakni diabetes.

KLIKINDONESIA, LUWUK — Ruang podcast RSUD Luwuk, Kelurahan Bungin Timur, Kecamatan Luwuk, Sabtu (18/4/2026) pagi, menjadi tempat berbagi pengetahuan tentang salah satu penyakit kronis yang kian sering ditemui: diabetes. Dalam Podcast Episode ke-2 PKRS RSUD Luwuk bertema “Diabetes dan Tata Laksana”, dr. Agussalim, Sp.PD, FINASIM—dokter spesialis penyakit dalam sekaligus Ketua Penanganan dan Penanggulangan Diabetes RSUD Luwuk—hadir sebagai narasumber.

Podcast yang dipandu Slamet Riadi, SKM ini digelar mulai pukul 09.30 Wita. Tujuannya, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya diabetes, penanganan, serta langkah pencegahan sejak dini.

Dalam pembukaannya, Slamet Riadi menyoroti tren kasus diabetes yang menurutnya terus meningkat di Indonesia. Ia menyebut diabetes menjadi salah satu tantangan besar dalam beban penyakit kronis dan termasuk penyakit yang berkontribusi pada tingginya angka kematian dunia—di samping stroke dan penyakit jantung.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masuk pada materi inti, dr. Agussalim menjelaskan diabetes yang sering dikenal sebagai “penyakit gula” atau “kencing manis” merupakan kondisi serius yang tidak boleh dianggap sepele. Menurutnya, diabetes dapat memicu komplikasi berat, termasuk stroke dan penyakit jantung, sehingga deteksi dan kontrol rutin menjadi kunci.

Ia menganjurkan penderita diabetes maupun mereka yang memiliki faktor risiko untuk melakukan pemeriksaan kesehatan setiap tiga bulan sekali. Sementara masyarakat yang merasa sehat tetap disarankan menjalani medical check-up minimal setiap enam bulan sebagai langkah deteksi dini.

Soal pencegahan, dr. Agussalim menekankan pentingnya pola makan sehat dan pengendalian porsi, terutama asupan karbohidrat. “Nasi sebaiknya lebih sedikit dibandingkan sayur, lauk dan buah. Idealnya tetap satu piring, tetapi porsinya dikurangi dan diperbanyak dengan sayur serta protein,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pekerja kantoran dengan aktivitas fisik rendah agar lebih membatasi karbohidrat. Selain itu, masyarakat disarankan tetap aktif—termasuk bergerak minimal 10 menit setelah makan, terutama sekitar satu jam sesudah makan saat kadar gula darah cenderung berada pada puncaknya.

Di akhir kegiatan, Direktur RSUD Luwuk dr. Budiyanto Uda’a, Sp.KFR., M.Ked.Klin berharap podcast edukasi seperti ini memperluas literasi kesehatan masyarakat. Ia menilai, semakin baik pemahaman warga, semakin besar peluang pencegahan diabetes dilakukan sejak dini melalui pola hidup sehat.##

Penulis : Rival Laumarang

Editor : Budi Dako

Sumber Berita: Klik Indonesia

Berita Terkait

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un
Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un
Bupati Pastikan 11 WNA SB Mister Un Dapat Perawatan Medis
Gubernur Sulteng Kawal Operasi SAR SB Mister Un Tenggelam
11 WNA Selamat dari Tenggelamnya SB Mister Un, Satu ABK Masih Dicari
Bupati Bangkep Lepas Mahasiswa KKN Unismuh Angkatan 40 di Tiga Kecamatan
Ilham Lawidu Cek Jalan dan Sawah di Mpoa, Infrastruktur dan Irigasi Jadi Prioritas
Fogging Cepat Dinkes Touna, Warga Uemalingku Apresiasi Bupati Ilham Lawidu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:34 WIB

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Senin, 27 Juli 2026 - 20:33 WIB

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:06 WIB

Bupati Pastikan 11 WNA SB Mister Un Dapat Perawatan Medis

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:35 WIB

Gubernur Sulteng Kawal Operasi SAR SB Mister Un Tenggelam

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:39 WIB

11 WNA Selamat dari Tenggelamnya SB Mister Un, Satu ABK Masih Dicari

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan melaksanakan briefing sebelum memulai Operasi SAR hari kelima pencarian ABK Speedboat Mister Un di Perairan Teluk Tomini, Selasa (28/7/2026).

TOUNA

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:34 WIB

im SAR gabungan melakukan penyisiran di Perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin (27/7/2026).

TOUNA

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Senin, 27 Jul 2026 - 20:33 WIB

Ilham S. Lawidu didampingi Kadis Pariwisata Asrin Soga dan Kepala Pelaksana BPBD Sigit Labolong memantau langsung pemeriksaan kesehatan terhadap 11 wisatawan asing yang selamat dari insiden tenggelamnya SB Mister Un, oleh tim medis RSUD Wakai di Sanctum Una-Una Dive Resort, Sabtu (25/7/2026).

TOUNA

Bupati Pastikan 11 WNA SB Mister Un Dapat Perawatan Medis

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Bupati Tojo Una-Una Ilham S. Lawidu yang berada di perairan Teluk Tomini, Pulau Una-Una, untuk memantau secara langsung perkembangan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban tenggelamnya Speedboat (SB) Mister Un, Sabtu malam (25/7/2026).

TOUNA

Gubernur Sulteng Kawal Operasi SAR SB Mister Un Tenggelam

Minggu, 26 Jul 2026 - 07:35 WIB