KLIKINDONESIA.CO, TOUNA – Pendidikan Touna peringkat 11 dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. Kondisi ini mendorong Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya Lapasiri, meminta kepala sekolah melakukan inovasi nyata.
Surya menyampaikan hal itu saat membuka Rapat Kerja (Raker) Pendidikan di Auditorium Kantor Bupati Tojo Una-Una, Rabu (10/6/2026).
Raker bertema “Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Satuan Pendidikan” tersebut diikuti kepala sekolah dan guru TK, SD, serta SMP se-Kecamatan Ratolindo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Sekolah Harus Lakukan Terobosan
Surya menegaskan kepala sekolah memegang peran strategis dalam mendongkrak mutu pendidikan. Karena itu, mereka harus memahami tanggung jawab dan menghadirkan perubahan konkret di sekolah.
“Setiap kepala sekolah harus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Kita ingin pendidikan di Tojo Una-Una semakin maju dan mampu bersaing dengan daerah lain,” tegas Surya.
Menurutnya, capaian daerah yang masih berada di posisi bawah harus menjadi perhatian serius. Selain itu, peningkatan mutu tidak cukup mengandalkan kebijakan pemerintah.
Sebaliknya, kualitas pendidikan sangat bergantung pada inovasi kepala sekolah dan komitmen guru dalam proses pembelajaran.
“Saya berharap setiap kepala sekolah memiliki inovasi dan terobosan yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan kerja sama dan komitmen kuat, kita bisa memperbaiki capaian pendidikan,” ujarnya.
Guru Harus Melek Teknologi
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tojo Una-Una, Aspan Tairenta, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru.
Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut guru beradaptasi dengan metode pembelajaran modern.
“Guru harus disiplin, menguasai teknologi, dan terampil. Jawaban untuk kemajuan pendidikan ada pada guru itu sendiri,” kata Aspan.
Ia menegaskan tidak boleh ada lagi guru yang tertinggal dalam perkembangan informasi.
“Saat ini jangan lagi menjadi guru konvensional. Guru harus modern dan terus meningkatkan kompetensinya,” tambahnya.
Pengelolaan BOS Harus Tepat
Selain peningkatan kompetensi, Aspan mengingatkan kepala sekolah agar mengelola Dana BOS sesuai petunjuk teknis. Dana tersebut harus mendukung kebutuhan prioritas sekolah.
Lebih lanjut, ia berharap pendidikan Tojo Una-Una mampu mencatat lompatan prestasi dalam beberapa tahun ke depan.
“Harapan kita, pendidikan Tojo Una-Una bisa menjadi yang terbaik dan meraih peringkat pertama di Sulawesi Tengah. Untuk itu dibutuhkan kerja keras dan komitmen bersama,” pungkasnya.
Dengan dorongan inovasi dan disiplin, Pemkab berharap posisi pendidikan Touna peringkat 11 dapat segera membaik.*[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











