KLIKINDONESIA.CO, TOUNA – Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una, Gusnar A. Suleman, bersama lima fraksi DPRD mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut.
Apresiasi tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Tojo Una-Una dengan agenda pembahasan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan Bupati Ilham Lawidu, Rabu (24/6/2026).
Gusnar menilai capaian WTP selama 14 tahun berturut-turut patut diapresiasi karena mencerminkan konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga menunjukkan komitmen Pemkab dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dukungan serupa disampaikan seluruh fraksi DPRD melalui pandangan umum fraksi terhadap ranperda tersebut.
Fraksi Partai Golkar melalui juru bicaranya, Gasmon Suleman, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pemkab Tojo Una-Una kembali meraih opini WTP. Ia menilai capaian itu menjadi indikator positif pengelolaan keuangan daerah yang konsisten dan terus membaik.
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui Gamarudin, S.Sos, juga memberikan penghargaan atas kinerja pemerintah daerah dalam mempertahankan opini tertinggi dari BPK RI. Fraksi PKB menilai keberhasilan tersebut mencerminkan komitmen dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan APBD.
Sementara itu, Fraksi Amanat Perjuangan yang disampaikan Hj. Sumiaty menilai WTP merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemangku kepentingan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik.
Apresiasi juga disampaikan Fraksi PPP melalui Rinaldy, S.Kel. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan WTP selama 14 tahun berturut-turut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Hal senada disampaikan Fraksi NasDem melalui Moh Fadil U. Lasawedi. Fraksi NasDem menilai capaian itu merupakan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Tojo Una-Una dan perlu dipertahankan melalui penguatan sistem pengelolaan keuangan yang profesional dan akuntabel.
Meski mengapresiasi capaian WTP, seluruh fraksi DPRD turut menyampaikan catatan konstruktif agar kualitas pengelolaan APBD terus ditingkatkan. DPRD menekankan perlunya efektivitas belanja, ketepatan sasaran program, serta optimalisasi manfaat pembangunan yang dirasakan masyarakat.
Dalam pidato pengantarnya, Bupati Ilham Lawidu menegaskan opini WTP bukan tujuan akhir.
“Opini WTP merupakan kebanggaan sekaligus amanah. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana pengelolaan keuangan daerah dapat mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” kata Ilham.
Berdasarkan laporan pertanggungjawaban, realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp1,205 triliun atau 95,84 persen dari target Rp1,258 triliun. Sementara realisasi belanja daerah mencapai Rp1,242 triliun atau 94,72 persen dari pagu Rp1,312 triliun.
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Rizal C. Panjili, didampingi Ketua DPRD Gusnar A. Suleman dan Wakil Ketua DPRD Jafar M. Amin. Sidang turut dihadiri Sekda Tojo Una-Una Alfian Matanjeng, Sekretaris DPRD Mohammad Amin Bustamin, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta jajaran Pemkab Tojo Una-Una.
Pembahasan ranperda tersebut akan dilanjutkan sesuai tahapan hingga memperoleh persetujuan DPRD untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah. *[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











