KLIKINDONESIA.CO,TOUNA – Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una, Gusnar A. Suleman, menggelar reses inovatif. Agenda masa persidangan III tahun 2026 ini bukan sekadar menyerap aspirasi, tetapi juga memberikan edukasi mitigasi bencana.
Kegiatan berlangsung di kediaman Gusnar, Senin (13/7/2026). Ratusan warga dari Kecamatan Ratolindo dan Ampana Kota hadir untuk menyampaikan aspirasi pembangunan sekaligus mengikuti penyuluhan pencegahan kebakaran.
Selain pembangunan, warga mendapatkan pembekalan penting mengenai bahaya karhutla dan kebakaran permukiman. Kepala Pelaksana BPBD Tojo Una-Una, Sigit Labolong, hadir memberikan instruksi tegas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sigit mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Ia melarang warga membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, segera laporkan titik api kepada petugas agar tertangani dengan cepat.
Sementara itu, Kabid Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran, Ikram Towanda, memberikan tips pencegahan. Ia meminta masyarakat waspada terhadap instalasi listrik dan penggunaan kompor gas di rumah.
Sebagai bentuk edukasi nyata, Dinas Pemadam Kebakaran menggelar simulasi di depan warga. Petugas memperagakan cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Simulasi ini berlangsung sangat interaktif. Petugas juga menunjukkan teknik pemadaman api tahap awal serta langkah penyelamatan diri saat situasi darurat. Warga antusias mengikuti setiap tahapan yang diperagakan.
Pengetahuan praktis ini menjadi bekal berharga bagi masyarakat. Mereka kini memahami tindakan awal yang harus dilakukan sebelum tim pemadam tiba di lokasi kejadian.
Reses ini merupakan tugas konstitusional DPRD untuk menyerap aspirasi warga. Namun, Gusnar ingin kegiatan ini lebih bermanfaat bagi keselamatan masyarakat luas.
“Kami ingin reses menjadi ruang komunikasi solusi atas persoalan warga,” ujar perwakilan panitia kegiatan.
Acara ini turut dihadiri Ketua Bapilu Golkar Abdan Lasawedi, Pemimpin Bank Sulteng Cabang Ampana Fikri Adam, serta tokoh masyarakat. Melalui kegiatan ini, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan instansi terkait semakin diperkuat.
Harapannya, budaya sadar bencana dapat tertanam kuat di masyarakat. Dengan kolaborasi ini, keselamatan warga di Tojo Una-Una dapat lebih terjaga sepanjang musim kemarau.*[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











