KLIKINDONESIA, TOUNA — Polres Tojo Una-Una berhasil mengungkap kasus pencurian kantor PKK. Selain itu, polisi menangkap empat tersangka dalam konferensi pers, Rabu (15/7/2026).
Wakapolres Kompol Junus Djoni Achpah memimpin langsung acara tersebut. Ia didampingi KBO Satreskrim Ipda Dwi Wiendrarto, Kasat Resnarkoba Iptu Rizal Polii, serta Kasihumas Iptu Martono.
Ipda Dwi Wiendrarto menjelaskan kronologi lengkap kasus ini. Menurutnya, kasus berawal dari laporan polisi nomor LP/B/146/SPKT/Polres Tojo Una-Una/Polda Sulawesi Tengah pada 11 Juni 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu, 10 Juni 2026, pukul 16.00 Wita. Pelaku membobol Kantor PKK di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Ampana, Kecamatan Ampana Kota.
Lebih lanjut, para pelaku membawa kabur satu unit kulkas, modem Wi-Fi, kipas angin, serta beberapa perabot kantor lainnya. Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp4,5 juta.
“Akhirnya kami berhasil mengamankan dua tersangka terlebih dahulu, yaitu MG (21) dan WT (23), dalam kasus penggelapan telepon genggam,” ujar Ipda Dwi.
Sementara itu, kedua tersangka mengaku terlibat dalam pencurian kantor PKK bersama MR (31) dan RAT (19). Oleh sebab itu, penyidik langsung mengembangkan kasus dan menangkap seluruh pelaku.
Polisi juga menyita barang bukti berupa kulkas Panasonic warna merah, kipas angin Miyako warna hitam, serta dua wadah makanan Tupperware warna oranye.
Di sisi lain, keempat tersangka berasal dari wilayah berbeda. MR warga Kelurahan Tipo, Palu. WT warga Kelurahan Dondo Barat, Ratolindo. RAT dan MG warga Ampana Kota.
Atas perbuatannya, polisi menjerat mereka dengan Pasal 477 ayat (1) huruf e dan huruf g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun atau denda kategori V.
Lebih jauh, Wakapolres Kompol Junus Djoni Achpah menegaskan komitmen Polres Touna memberantas kriminalitas.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak ragu melaporkan setiap tindak pidana maupun aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian,” tegas Junus.
Akhirnya, ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat dan Polri menjadi kunci menjaga keamanan di Kabupaten Tojo Una-Una.
Dengan pengungkapan cepat ini, Polres Touna terus tingkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di wilayah tersebut. *[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











