BANGGAI KEPULAUAN, KLIKINDONESIA.CO — Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan resmi memulai pembangunan tahap I Pelabuhan Salakan di Kabupaten Banggai Kepulauan. Prosesi peletakan batu pertama berlangsung khidmat, ditandai dengan sambutan dari Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili oleh Kepala Kantor Syahbandar Pelabuhan Kelas II Luwuk, Haspar, pada Senin, 13 Oktober 2025
Dalam sambutannya, Haspar menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan yang telah lama dinantikan masyarakat. Ia juga membawa pesan dan apresiasi dari Dirjen Perhubungan Laut kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, DPRD, dan seluruh masyarakat atas dukungan mereka terhadap proyek strategis tersebut.
“Atas izin Allah dan berkat dukungan semua pihak, pembangunan Pelabuhan Salakan hari ini resmi dimulai. Ini merupakan wujud nyata dari kerja keras, doa, dan kesabaran panjang masyarakat Salakan,” ujar Haspar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Haspar menjelaskan bahwa rencana pembangunan pelabuhan ini telah bergulir sejak tahun 2014, namun sempat menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi perencanaan maupun penganggaran. Berkat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan Kementerian Perhubungan, proyek ini akhirnya kembali masuk dalam daftar prioritas dan kini mulai direalisasikan.
“Perjalanan menuju tahap ini tidaklah mudah. Pelabuhan Salakan bahkan sempat terhenti dari daftar prioritas Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP). Namun berkat kolaborasi dan komitmen bersama, hari ini menjadi tonggak penting bagi kemajuan transportasi laut di Banggai Kepulauan,” tambahnya.
Pembangunan Pelabuhan Salakan menggunakan anggaran sekitar Rp99 miliar dengan mekanisme multiyears contract. Untuk tahun 2025, dialokasikan dana sebesar Rp15 miliar yang difokuskan pada kegiatan pemadatan lahan. Sementara tahap kedua dengan anggaran Rp84 miliar akan dilanjutkan pada tahun 2026 tanpa proses lelang ulang.
Dirjen Perhubungan Laut melalui Haspar juga berpesan agar seluruh pihak terlibat aktif dalam mengawal proses pembangunan, sehingga proyek berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
“Kami berharap pelaksanaan pembangunan berjalan lancar, tepat sasaran, dan membawa dampak besar terhadap peningkatan konektivitas antarpulau di wilayah Banggai Kepulauan,” tutup Haspar.
Pembangunan Pelabuhan Salakan diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat jalur logistik dan perdagangan di kawasan timur Indonesia.##
Penulis : Victor Reppie
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia











