Bupati Fokus Atasi Banjir Rob, PUPR Pastikan Tanggul 2026

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 17:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis PUPR Touna Mohamad Asfan Supu menemui Lurah Bailo Baru Abidin ,S.Sos, bersama warga dusun Ue Nguri yang terdampak banjir rob di Pantai Kelurahan Bailo Baru Kecamatan Ampana Kota, Senin (8/12/2025).

Kadis PUPR Touna Mohamad Asfan Supu menemui Lurah Bailo Baru Abidin ,S.Sos, bersama warga dusun Ue Nguri yang terdampak banjir rob di Pantai Kelurahan Bailo Baru Kecamatan Ampana Kota, Senin (8/12/2025).

TOUNA,KLIKINDONESIA – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tojo Una-Una, Mohamad Asfan Supu, menegaskan pembangunan tanggul penahan ombak di pesisir Kelurahan Malotong dan Pantai Ue Nguri Kelurahan Bailo akan direalisasikan pada tahun 2026. Kepastian itu disampaikan saat ia meninjau lokasi bencana pada Senin (8/12/2025), setelah menerima instruksi langsung dari Bupati Ilham Lawidu.

“Rencana pembangunan tanggul di kedua lokasi itu akan direalisasikan tahun depan. Kami akan berkoordinasi dengan Balai Sungai Provinsi dan pasti akan melaksanakannya,” ujar Asfan Supu.

Peninjauan itu dilakukan bersama Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Faisal Sanang, dan jajaran PUPR. Asfan menemukan langsung kondisi warga yang terdampak banjir rob di dua kelurahan tersebut. Ia juga bertemu Lurah Bailo Baru, Abidin, S.Sos, serta warga Dusun Ue Nguri untuk menilai dampak bencana dan menyiapkan langkah penanganan yang lebih konkret.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asfan mengakui minimnya laporan resmi sebelumnya dan meminta warga untuk menyampaikan keluhan secara langsung ke Dinas PUPR, bukan hanya melalui media sosial.

Banjir rob diketahui rutin melanda wilayah Malotong dan Bailo setiap Desember. Warga seperti Bahrun dan Mama Suci menuturkan bahwa 27 rumah di Ue Nguri serta lima rumah di Malotong kembali terdampak pada Minggu kemarin. Mereka juga mengaku telah mengusulkan pembangunan tanggul sejak 2019 ke PUPR, BPBD, DPRD hingga Bupati, namun janji pembangunan pada 2024 tidak terealisasi.

“Kami setiap kali memasuki bulan Desember mulai merasa khawatir, bahkan memasak saja kesulitan karena rumah dihantam banjir rob. Semoga dengan pemerintahan saat ini, tanggul segera dibangun,” ujar Mama Suci.

Warga mengapresiasi kunjungan langsung Kadis PUPR yang dinilai berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mereka berharap realisasi tanggul 2026 benar-benar menjadi solusi permanen bagi pesisir Tojo Una-Una.*[]

Penulis : BUDI DAKO

Editor : MAHMUD MARHABA

Sumber Berita: KLIK INDONESIA

Berita Terkait

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu
Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna
Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna
Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute
10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi
BPBD Touna Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan Agustus 2026
Operasi SAR Speedboat Mister Un Ditutup, Keluarga Apresiasi Basarnas
Speedboat Mister Un Ditemukan, Tim SAR Masih Cari Motoris

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:02 WIB

10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi

Berita Terbaru