Dukung Pemda Bangkep, BRWA Siapkan Dokumen Percepatan Pengakuan Wilayah Adat

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) Sulawesi Tengah, Joisman Tanduru, berasama Bupati Rusli Moidady menghadiri Lokakarya dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Panitia MHA yang berlangsung di Hotel Faawas Salakan, Jumat (30/01/2026).

Ketua Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) Sulawesi Tengah, Joisman Tanduru, berasama Bupati Rusli Moidady menghadiri Lokakarya dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Panitia MHA yang berlangsung di Hotel Faawas Salakan, Jumat (30/01/2026).

Kehadiran BRWA dalam lokakarya ini bertujuan untuk bekerja sama dengan AMAN (Asosiasi Masyarakat Adat Nasional) dan JKPP (Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif). Ketiga lembaga ini memiliki peran masing-masing yang jelas dalam mendukung pemerintah daerah.

 

BANGGAI KEPULAUAN, KLIKINDONESIA.CO – Ketua Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) Sulawesi Tengah, Joisman Tanduru, memberikan pujian kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) atas keseriusannya dalam mempercepat pengakuan bagi Masyarakat Hukum Adat (MHA).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini disampaikan Joisman ketika menghadiri Lokakarya dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Panitia MHA yang berlangsung di Hotel Faawas Salakan pada hari Jumat (30/01/2026).

Joisman menjelaskan bahwa kehadiran BRWA dalam lokakarya ini bertujuan untuk bekerja sama dengan AMAN (Asosiasi Masyarakat Adat Nasional) dan JKPP (Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif). Ketiga lembaga ini memiliki peran masing-masing yang jelas dalam mendukung pemerintah daerah.

“AMAN bertugas mengorganisir komunitas, JKPP melakukan pemetaan partisipatif, sedangkan kami di BRWA fokus pada penyusunan dan verifikasi dokumen wilayah adat. Data yang kami siapkan akan diperiksa secara final oleh Pemda Bangkep,” ungkap Joisman kepada wartawan.

Bupati Bangkep Responsif

Joisman, yang sejak 2016 telah mengikuti isu adat di 13 kabupaten/kota di Sulteng, menilai Bupati Bangkep Rusli Moidady sangat tanggap terhadap permasalahan ini. Hal ini terlihat dari keluarnya Perda Nomor 10 Tahun 2024 yang mengatur tentang Pengakuan Wilayah Adat.

“Bupati Bangkep menerima dengan baik isu ini. Beliau menyadari bahwa identitas budaya adalah sebuah aset berharga. Di Bangkep terdapat 41 spesies tumbuhan endemik yang tidak ada di tempat lain. Ketika dipadukan dengan kearifan lokal, ini akan menjadi daya tarik wisata yang sangat besar,” jelasnya.

Ia berpendapat bahwa para wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati keindahan alam seperti Danau Paisupok, tetapi juga ingin merasakan keunikan budaya masyarakat setempat.

“Bagaimana kita dapat mengembangkan daerah jika kita tidak bisa mengidentifikasi potensi yang ada? Salah satu potensi yang terbesar adalah wilayah adat dan identitas budaya. Inilah yang akan membuat wisatawan betah dan meningkatkan pendapatan daerah,” tambah Joisman.

Permudah Kerja Pemerintah

Di akhir penjelasannya, Joisman menekankan bahwa dokumen dan peta wilayah adat yang disusun oleh konsorsium NGO ini bertujuan untuk mendukung kerja Panitia MHA Kabupaten.

“Kami telah menyiapkan dokumen sejarah dan peta wilayah, kemudian diserahkan kepada Bupati. Ini semua dilakukan untuk mempermudah pemerintah daerah dalam mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pengakuan,” pungkasnya.##

Penulis : Victor Reppie

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klik Indonesia

Berita Terkait

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu
Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna
Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna
Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute
10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi
BPBD Touna Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan Agustus 2026
Operasi SAR Speedboat Mister Un Ditutup, Keluarga Apresiasi Basarnas
Speedboat Mister Un Ditemukan, Tim SAR Masih Cari Motoris

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:02 WIB

10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi

Berita Terbaru