BANGKEP, KLIKINDONESIA– Peran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bukan sekadar stempel anggaran. Legislator berkomitmen memastikan perencanaan program menyentuh hingga level dusun.
Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Komisi III DPRD Banggai Kepulauan, Hur Carlos Powano, S.Th. Ia mewakili Ketua DPRD dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027.
Acara strategis ini berlangsung di Gedung Pobaba Kantor Bappeda dan Litbang, Jumat (13/2/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“DPRD hadir untuk memastikan usulan sesuai aspirasi warga dan kemampuan fiskal daerah,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.
Carlos menegaskan, setiap kebijakan yang diusulkan wajib memiliki indikator pencapaian jelas. Program tersebut harus menyentuh langsung kebutuhan rakyat dan memberi manfaat nyata.
Hadir dalam forum tersebut Bupati Rusli Moidady, Wakil Bupati Serfi Kambey, Sekda Muh. Aris Susanto, serta unsur Forkopimda dan kepala OPD.
Sinergi Eksekutif-Legislatif
Menurut Carlos, Musrenbang RKPD 2027 adalah forum strategis. Intinya adalah kolaborasi dan penyatuan visi pembangunan.
“Sinergi antara eksekutif dan legislatif adalah kunci. Proses perencanaan hingga penganggaran harus tepat sasaran,” tambahnya.
Kehadiran anggota dewan dalam forum ini merupakan wujud pelaksanaan fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran (budgeting). Carlos berharap aspirasi masyarakat terakomodir secara optimal dalam dokumen RKPD nanti.
“Semoga kebijakan pembangunan ke depan makin terarah, inklusif, dan berdaya saing. Kita ingin ekonomi tumbuh dan kesejahteraan merata,” tutup Carlos. (*)
Penulis : Victor Reppie
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: KLIK INDONESIA











