Sengketa Oknum Polisi dan Wartawan di Touna Berakhir Damai, Wakapolres: Pelajaran Berharga

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polemik antara oknum anggota Polres Tojo Una-Una dan seorang jurnalis berinisial JD akhirnyaselesai,  kedua belah pihak sepakat berdamai secara kekeluargaan. Momen rekonsiliasi ini  dipimpin langsung oleh Wakapolres Touna Kompol Mulyadi di ruang kerjanya Minggu (15/2/2026).

Polemik antara oknum anggota Polres Tojo Una-Una dan seorang jurnalis berinisial JD akhirnyaselesai, kedua belah pihak sepakat berdamai secara kekeluargaan. Momen rekonsiliasi ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Touna Kompol Mulyadi di ruang kerjanya Minggu (15/2/2026).

TOUNA,KLIKINDONESIA– Polemik antara oknum anggota Polres Tojo Una-Una dan seorang jurnalis berinisial JD akhirnya mereda. Kedua belah pihak sepakat berdamai secara kekeluargaan.

Momen rekonsiliasi ini berlangsung di ruang kerja Wakapolres Touna, Minggu (15/2/2026). Wakapolres Kompol Mulyadi memimpin langsung mediasi tersebut.

Sebelumnya, insiden dugaan intimidasi dan perampasan ponsel sempat memanaskan suasana pada Kamis lalu. Namun, berkat gerak cepat pimpinan Polres dan fasilitasi dari organisasi pers, titik temu berhasil dicapai.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat menyayangkan insiden ini. Sejak isu mencuat, saya langsung perintahkan Propam untuk menyelidiki,” tegas Kompol Mulyadi.

Dalam mediasi tersebut, kedua pihak mengakui adanya kesalahan komunikasi (miskomunikasi) di lapangan. Mereka pun sepakat untuk saling memaafkan.

Mulyadi memastikan administrasi kesepakatan damai telah rampung. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran mahal bagi jajarannya.

“Anggota di lapangan wajib mengedepankan sikap humanis dan menghormati kerja jurnalistik yang dilindungi undang-undang,” pesannya.

Apresiasi PJS

Wasekjen DPP Pro Jurnalismedia Siber (PJS), Budi Dako, turut hadir menengahi. Ia mengapresiasi respons cepat Wakapolres, Kasi Humas, dan Propam dalam menangani dugaan arogansi oknum anggota.

“Penanganan persoalan ini sangat profesional. Seluruh pihak dipertemukan dalam mediasi yang sehat,” nilai Budi.

Budi berharap sinergitas antara Polri dan insan pers di Touna kembali harmonis. Ia juga mengingatkan wartawan untuk selalu berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dalam bertugas.

Pertemuan selama satu jam itu berakhir kondusif, menandai babak baru hubungan kemitraan yang lebih baik. (*)

Penulis : BUDI DAKO

Editor : MAHMUD MARHABA

Sumber Berita: KLIK INDONESIA

Berita Terkait

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu
Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna
Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna
Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute
10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi
BPBD Touna Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan Agustus 2026
Operasi SAR Speedboat Mister Un Ditutup, Keluarga Apresiasi Basarnas
Speedboat Mister Un Ditemukan, Tim SAR Masih Cari Motoris

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:02 WIB

10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi

Berita Terbaru