Dugaan Pungli Dana PIP di Liang, Kadis Dikbud Bangkep: Tak Ada Pembenaran Pemotongan!

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Banggai Kepulauan, Harry Saputra Nursin, S.STP., M.A.P., AIFO, melakukan inspeksi mendadak ke SDN 2 Okumel,  Selasa (17/2/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Banggai Kepulauan, Harry Saputra Nursin, S.STP., M.A.P., AIFO, melakukan inspeksi mendadak ke SDN 2 Okumel, Selasa (17/2/2026).

BANGKEP, KLIKINDONESIA – Isu pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SDN 2 Okumel, Kecamatan Liang, direspons cepat. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Banggai Kepulauan, Harry Saputra Nursin, S.STP., M.A.P., AIFO, langsung turun tangan.

Harry melakukan inspeksi mendadak ke sekolah tersebut, Selasa (17/2/2026). Ia didampingi Pengawas Satuan Pendidikan Kecamatan Liang, Maskur, S.Pd.Gr., serta pengurus Komite.

Tujuannya jelas, yakni mengklarifikasi keluhan orang tua siswa perihal adanya pemotongan dana bantuan dari Kemendikdasmen tersebut.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengawas Sekolah, Maskur, menjelaskan kronologinya. Awalnya, pihak sekolah dan orang tua sempat menyepakati pemotongan untuk biaya administrasi dan pembelian seragam olahraga baru, karena seragam sekolah tersebut sudah empat tahun tidak diganti.

“Namun, setelah dana cair, sebagian orang tua membatalkan niat awal dan mengajukan keberatan,” terang Maskur.

Akibatnya, pihak sekolah memutuskan mengembalikan uang potongan tersebut kepada seluruh orang tua, termasuk kepada mereka yang sebenarnya setuju.

Kelalaian Administrasi

Menanggapi hal ini, Kadis Dikbud Harry Saputra Nursin bersikap tegas. Meski niat sekolah baik untuk pengadaan seragam, ia menilai ada kelalaian fatal secara administrasi.

“Sekolah tidak membuat berita acara dan daftar hadir saat rapat kesepakatan awal. Ini sebuah kealfaan administrasi,” tegas Harry.

Lebih jauh, Harry menekankan bahwa tidak ada pembenaran apa pun untuk pemotongan dana bantuan siswa.

“Secara tegas saya sampaikan, tidak boleh lagi ada pemotongan dengan dalih administrasi atau alasan lainnya,” perintahnya.

Kasus ini menjadi peringatan keras (atensi) bagi seluruh satuan pendidikan di Banggai Kepulauan. Harry berjanji akan memberikan sanksi tegas bagi pihak yang terbukti melakukan pelanggaran atau penyalahgunaan dana bantuan pendidikan. (*)

Penulis : Victor Reppie

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: KLIK INDONESIA

Berita Terkait

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu
Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna
Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna
Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute
10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi
BPBD Touna Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan Agustus 2026
Operasi SAR Speedboat Mister Un Ditutup, Keluarga Apresiasi Basarnas
Speedboat Mister Un Ditemukan, Tim SAR Masih Cari Motoris

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:02 WIB

10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi

Berita Terbaru