Ketua BPD Manggalai Tegaskan Dugaan Malpraktek RS Trikora Salakan

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 14:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BPD Manggalai Kecamatan Tinangkung, Eddy Nusu. (ist)

Ketua BPD Manggalai Kecamatan Tinangkung, Eddy Nusu. (ist)

KLIKINDONESIA.CO, SALAKAN — Ketua Bada Permusyawaratan Desa (BPD) Manggalai Kecamatan Tinangkung, Eddy Nusun, angkat bicara terkait dugaan malpraktek di Rumah Sakit Trikora Salakan. Kasus ini ramai diperbincangkan di grup WhatsApp dan masyarakat setelah seorang ibu guru meninggal usai operasi melahirkan.

“Kami minta semua pihak menahan diri. Saat ini proses hukum sedang ditindaklanjuti Reskrim Polres Bangkep,” tegas Eddy Nusu kepada media Klik Indonesia.co biro Bangkep, Jumat (17/4/2026).

Mediasi di Ruang Jabatan Bupati Bangkep

Eddy menyampaikan hal tersebut usai pertemuan mediasi antara keluarga almarhumah dan pihak RS Trikora Salakan. Mediasi berlangsung di Ruang Jabatan Bupati Bangkep.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses mediasi bertujuan mempertemukan kedua belah pihak. Selain itu, keluarga dapat mendengarkan kronologi kejadian langsung dari RS Trikora Salakan.

Hadir dalam mediasi tersebut Bupati Bangkep Rusli Moidady, Wakil Bupati Serfy Kambei, Sekda Muh. Aris Susanto, Kadis Kesehatan, Direktur dan Sekretaris RS Trikora, Reskrim Polres Bangkep, serta keluarga almarhumah dan tokoh masyarakat Manggalai.

RS Trikora Jelaskan Kronologi Penanganan

Lebih lanjut, Eddy mengatakan mediasi memberikan kesempatan kepada RS Trikora menjelaskan kronologi. Direktur RS Trikora dr. Feldy, Sp.B bersama dua dokter lain menjelaskan secara terperinci.

Mereka memaparkan penanganan sejak awal hingga pemindahan pasien ke ICU. Selain itu, pihak suami dan orang tua almarhumah juga diberi kesempatan bertanya.

“Keluarga menanyakan tuduhan penanganan perawat yang diduga menyebabkan pendarahan,” jelas Eddy.

Direktur RS Trikora kemudian menjelaskan tindakan darurat yang diambil tim dokter dan perawat. Penjelasan tersebut mencakup seluruh prosedur operasi saat itu.

Penyelidikan Reskrim dan IDI Berjalan Paralel

Sementara itu, pihak Reskrim Polres Bangkep meminta semua pihak menahan diri. Mereka meminta kesempatan untuk menyelidiki dugaan pelanggaran SOP secara tuntas.

“Kami harap semua bisa memberikan kesempatan penyelidikan. Dengan demikian, semua fakta dapat terungkap jelas,” ujar perwakilan Reskrim.

Selain itu, penyelidikan juga akan dilakukan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Investigasi ini menyangkut pelanggaran prosedur dan kode etik kedokteran.

Meski demikian, kegiatan di RS Trikora Salakan tetap berjalan normal. Tim dokter dan perawat melanjutkan enam proses persalinan dengan baik.

“Mediasi ini berjalan tanpa tekanan dari pihak mana pun. Keluarga hanya ingin mendengar kejadian sebenarnya dari RS Trikora,” pungkas Eddy Nusu.*[]

Penulis : Victor Reppie

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klik Indonesia.co

Berita Terkait

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu
Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna
Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna
Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute
10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi
BPBD Touna Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan Agustus 2026
Operasi SAR Speedboat Mister Un Ditutup, Keluarga Apresiasi Basarnas
Speedboat Mister Un Ditemukan, Tim SAR Masih Cari Motoris

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:02 WIB

10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi

Berita Terbaru