KLIKINDONESIA, LUWUK — Ruang podcast RSUD Luwuk, Kelurahan Bungin Timur, Kecamatan Luwuk, Sabtu (18/4/2026) pagi, menjadi tempat berbagi pengetahuan tentang salah satu penyakit kronis yang kian sering ditemui: diabetes. Dalam Podcast Episode ke-2 PKRS RSUD Luwuk bertema “Diabetes dan Tata Laksana”, dr. Agussalim, Sp.PD, FINASIM—dokter spesialis penyakit dalam sekaligus Ketua Penanganan dan Penanggulangan Diabetes RSUD Luwuk—hadir sebagai narasumber.
Podcast yang dipandu Slamet Riadi, SKM ini digelar mulai pukul 09.30 Wita. Tujuannya, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya diabetes, penanganan, serta langkah pencegahan sejak dini.
Dalam pembukaannya, Slamet Riadi menyoroti tren kasus diabetes yang menurutnya terus meningkat di Indonesia. Ia menyebut diabetes menjadi salah satu tantangan besar dalam beban penyakit kronis dan termasuk penyakit yang berkontribusi pada tingginya angka kematian dunia—di samping stroke dan penyakit jantung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masuk pada materi inti, dr. Agussalim menjelaskan diabetes yang sering dikenal sebagai “penyakit gula” atau “kencing manis” merupakan kondisi serius yang tidak boleh dianggap sepele. Menurutnya, diabetes dapat memicu komplikasi berat, termasuk stroke dan penyakit jantung, sehingga deteksi dan kontrol rutin menjadi kunci.
Ia menganjurkan penderita diabetes maupun mereka yang memiliki faktor risiko untuk melakukan pemeriksaan kesehatan setiap tiga bulan sekali. Sementara masyarakat yang merasa sehat tetap disarankan menjalani medical check-up minimal setiap enam bulan sebagai langkah deteksi dini.
Soal pencegahan, dr. Agussalim menekankan pentingnya pola makan sehat dan pengendalian porsi, terutama asupan karbohidrat. “Nasi sebaiknya lebih sedikit dibandingkan sayur, lauk dan buah. Idealnya tetap satu piring, tetapi porsinya dikurangi dan diperbanyak dengan sayur serta protein,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pekerja kantoran dengan aktivitas fisik rendah agar lebih membatasi karbohidrat. Selain itu, masyarakat disarankan tetap aktif—termasuk bergerak minimal 10 menit setelah makan, terutama sekitar satu jam sesudah makan saat kadar gula darah cenderung berada pada puncaknya.
Di akhir kegiatan, Direktur RSUD Luwuk dr. Budiyanto Uda’a, Sp.KFR., M.Ked.Klin berharap podcast edukasi seperti ini memperluas literasi kesehatan masyarakat. Ia menilai, semakin baik pemahaman warga, semakin besar peluang pencegahan diabetes dilakukan sejak dini melalui pola hidup sehat.##
Penulis : Rival Laumarang
Editor : Budi Dako
Sumber Berita: Klik Indonesia











