KLIKINDONESIA.CO, TOJO UNA-UNA – AKBP Yanna Djayawidya menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas Polres Tojo Una-Una agar tetap berada di wilayah binaan selama cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut. Instruksi ini bertujuan memastikan kehadiran personel di tengah masyarakat.
Selain itu, langkah ini mengantisipasi potensi banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang. Bhabinkamtibmas harus sigap merespons setiap emergensi yang mungkin terjadi akibat hujan deras.
Wakapolres Tojo Una-Una, Kompol Junus Djoni Arcpha, menyampaikan arahan tersebut melalui Kasat Reskrim, AKP Syarif. Penyampaian terjadi usai Salat Jumat di Mako Polres, Jumat (22/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Seluruh Bhabinkamtibmas wajib tetap berada di wilayah tugasnya. Mereka tidak boleh keluar kota saat kondisi ekstrem berlangsung,” ujar AKP Syarif kepada awak media.
Terkait hal ini, AKP Syarif menekankan pentingnya kewaspadaan personel. Cuaca ekstreme beberapa hari terakhir menuntut kesiapsiagaan maksimal di setiap desa binaan.
Peran Ujung Tombak di Tingkat Desa
Sebagai garda terdepan Polri, Bhabinkamtibmas memantau situasi keamanan sejak dini. Mereka mendeteksi potensi gangguan dan menyampaikan laporan cepat ke pimpinan saat bencana terjadi.
Oleh karena itu, personel harus memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa. Kerja sama dengan aparat setempat dan masyarakat menjadi kunci mitigasi bencana.
“Personel harus berada di wilayah binaannya. Kehadiran mereka memungkinkan respons cepat terhadap laporan warga,” tegas AKP Syarif.
Meskipun demikian, AKP Syarif memberikan peringatan tegas. Personel yang meninggalkan tugas tanpa izin akan mendapat sanksi sesuai peraturan yang berlaku.
Dia berharap kehadiran Bhabinkamtibmas mempercepat penyampaian informasi. Koordinasi lintas sektor pun semakin kuat sehingga dampak cuaca ekstrem dapat diminimalisir.
“Kehadiran anggota di wilayah binaan sangat penting. Setiap perkembangan situasi harus dipantau dan ditindaklanjuti cepat demi keselamatan bersama,” tutur AKP Syarif. (*)
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











