Kuota 65 Ribu Tabung LPG Tetap Langka, DPRD Soroti PengawasanDistribusi

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi III DPRD Tojo Una-Una mempertanyakan efektivitas pengawasan distribusi LPG subsidi 3 kilogram. Meskipun kuota mencapai 65.520 tabung per masa distribusi, LPG subsidi langka Touna masih terjadi di sejumlah wilayah.

Komisi III DPRD Tojo Una-Una mempertanyakan efektivitas pengawasan distribusi LPG subsidi 3 kilogram. Meskipun kuota mencapai 65.520 tabung per masa distribusi, LPG subsidi langka Touna masih terjadi di sejumlah wilayah.

KLIKINDONESIA.CO, TOUNA – Komisi III DPRD Tojo Una-Una mempertanyakan efektivitas pengawasan distribusi LPG subsidi 3 kilogram. Meskipun kuota mencapai 65.520 tabung per masa distribusi, LPG subsidi langka Touna masih terjadi di sejumlah wilayah.

Kondisi ini semakin berat karena harga jual di tingkat masyarakat mencapai Rp50 ribu per tabung. Harga tersebut dua kali lipat dari HET yang ditetapkan Pemkab Tojo Una-Una sebesar Rp25 ribu.

Persoalan itu mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Tojo Una-Una, Ilham J. Lamahuseng, Senin (15/6/2026). Rapat digelar bersama pemda, distributor, pangkalan LPG, camat, dan aparat penegak hukum di Ruang Aspirasi DPRD.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuota Besar, Tapi Tetap Langka

Anggota DPRD Tojo Una-Una, Sutrianto, menyoroti ketimpangan antara kuota dan ketersediaan di lapangan.

“Kuota LPG mencapai 65 ribu lebih tabung, sementara jumlah masyarakat miskin sebanyak 37.347 orang. Namun faktanya LPG masih langka dan masih dijual di atas HET,” kata Sutrianto.

Menanggapi hal itu, Kabag Ekonomi Setda Tojo Una-Una, Abdu Rahman Labanu, mengakui kuota yang ada belum mampu memenuhi kebutuhan.

“Kita masih kekurangan sekitar 46 ribu tabung untuk memenuhi kebutuhan sekitar 111 ribu penerima manfaat,” ujar Abdu Rahman.

Menurutnya, pemda telah menerbitkan surat edaran Bupati dan Sekda yang menginstruksikan seluruh camat mengawasi distribusi LPG subsidi. Langkah ini bertujuan mencegah penimbunan dan penjualan di atas HET.

Dugaan Penyimpangan di Pangkalan

Asisten II Setda Tojo Una-Una, Mohammad Asrar M. Ali, mengungkap fakta mengejutkan. Dari 154 pangkalan LPG yang beroperasi, hanya 31 pangkalan yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Selain itu, beberapa camat melaporkan adanya ketidaksesuaian antara kuota yang diterima pangkalan dan jumlah yang disalurkan.

“Ada laporan pangkalan menerima sekitar 150 tabung, tetapi yang disalurkan hanya 50 tabung. Pertanyaannya, ke mana sisa 100 tabung tersebut?” ujar Asrar.

Ia menegaskan temuan itu harus ditindaklanjuti karena berpotensi menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga.

Distributor Bantah Salurkan ke Luar Daerah

Manager PT Niverco Berkat Abadi, Agung Adisaputra, menjelaskan distribusi dilakukan tiga kali sebulan dengan 54 Loading Order (LO). Setiap LO berisi 560 tabung sehingga total distribusi mencapai 30.240 tabung per bulan.

Ia membantah dugaan penyaluran LPG kuota Touna ke luar daerah.

“Dari sisi distribusi kami, tidak ada penyaluran ke luar wilayah yang menjadi tanggung jawab kami,” tegasnya.

Namun demikian, Agung mengakui telah memberikan sanksi kepada empat pangkalan di Kecamatan Ratolindo dan Ampana Kota.

“Sanksinya berupa penghentian distribusi selama satu bulan dan pengurangan kuota,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan PT Asas Mandiri Pratama, Fadel Suharyanto, menegaskan seluruh pangkalan wajib memiliki NIB.

“Legalitas usaha harus jelas agar distribusi LPG subsidi lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Camat Siap Perketat Pengawasan

Camat Ulubongka, Ilham DM, menyatakan akan segera mengumpulkan pemerintah desa dan pemilik pangkalan untuk evaluasi distribusi.

“Kami akan memastikan distribusi tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.

Pemerintah kecamatan bersama desa akan melakukan pemantauan rutin terhadap stok dan harga di pangkalan resmi.

Sepakat Bentuk Tim Pengawasan Gabungan

Dari hasil RDP, seluruh pihak sepakat memperkuat pengawasan distribusi LPG subsidi langka Touna. Kedua distributor wajib menyusun jadwal distribusi dan melaporkannya secara berkala.

Selain itu, rapat menyepakati pembentukan tim pengawasan gabungan. Tim tersebut melibatkan DPRD, pemda, kepolisian, distributor, kecamatan, dan perwakilan masyarakat.

Berdasarkan data, sasaran penerima LPG subsidi seharusnya selaras dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1 hingga 5. Jumlah penerima di Touna mencapai lebih dari 39 ribu kepala keluarga.

DPRD berharap langkah pengawasan terpadu ini menutup celah penyimpangan distribusi. Dengan begitu, LPG subsidi benar-benar tersedia bagi masyarakat yang berhak menerimanya.*[]

Penulis : Budi Dako

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klik Indonesia.co

Berita Terkait

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un
Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un
Bupati Pastikan 11 WNA SB Mister Un Dapat Perawatan Medis
Gubernur Sulteng Kawal Operasi SAR SB Mister Un Tenggelam
11 WNA Selamat dari Tenggelamnya SB Mister Un, Satu ABK Masih Dicari
Ilham Lawidu Cek Jalan dan Sawah di Mpoa, Infrastruktur dan Irigasi Jadi Prioritas
Fogging Cepat Dinkes Touna, Warga Uemalingku Apresiasi Bupati Ilham Lawidu
Jalan Bulan Jaya–Uematopa Rampung, Warga Apresiasi Bupati Ilham Lawidu

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:34 WIB

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Senin, 27 Juli 2026 - 20:33 WIB

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:06 WIB

Bupati Pastikan 11 WNA SB Mister Un Dapat Perawatan Medis

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:35 WIB

Gubernur Sulteng Kawal Operasi SAR SB Mister Un Tenggelam

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:39 WIB

11 WNA Selamat dari Tenggelamnya SB Mister Un, Satu ABK Masih Dicari

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan melaksanakan briefing sebelum memulai Operasi SAR hari kelima pencarian ABK Speedboat Mister Un di Perairan Teluk Tomini, Selasa (28/7/2026).

TOUNA

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:34 WIB

im SAR gabungan melakukan penyisiran di Perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin (27/7/2026).

TOUNA

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Senin, 27 Jul 2026 - 20:33 WIB

Ilham S. Lawidu didampingi Kadis Pariwisata Asrin Soga dan Kepala Pelaksana BPBD Sigit Labolong memantau langsung pemeriksaan kesehatan terhadap 11 wisatawan asing yang selamat dari insiden tenggelamnya SB Mister Un, oleh tim medis RSUD Wakai di Sanctum Una-Una Dive Resort, Sabtu (25/7/2026).

TOUNA

Bupati Pastikan 11 WNA SB Mister Un Dapat Perawatan Medis

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Bupati Tojo Una-Una Ilham S. Lawidu yang berada di perairan Teluk Tomini, Pulau Una-Una, untuk memantau secara langsung perkembangan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban tenggelamnya Speedboat (SB) Mister Un, Sabtu malam (25/7/2026).

TOUNA

Gubernur Sulteng Kawal Operasi SAR SB Mister Un Tenggelam

Minggu, 26 Jul 2026 - 07:35 WIB