KLIKINDONESIA.CO, TOUNA – Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu resmi membuka Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur Sulawesi Tengah Berani Cup 2026. Pembukaan tersebut berlangsung di Lapangan Stamina Ampana, Jumat (19/6/2026). Turnamen ini diikuti 17 tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tojo Una-Una.
Selain itu, laga pembuka langsung menyuguhkan drama penuh kejutan. Dillah Grup FC sukses bangkit dari ketertinggalan dua gol. Hasilnya, mereka menghancurkan Labuan Yunior FC dengan skor telak 6-2.
Racikan Strategi Ilham dan Bengi Ibrahim
Sorotan pada hari pembukaan tidak hanya tertuju pada seremoni turnamen. Namun, perhatian publik juga mengarah pada keberhasilan Dillah Grup FC membalikkan keadaan. Kunci kemenangan terletak pada perubahan strategi saat jeda pertandingan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Strategi tersebut diracik Ilham Lawidu bersama pelatih Dillah Grup FC, Bengi Ibrahim. Oleh karena itu, perubahan skema babak kedua menjadi titik balik laga.
Babak Pertama Milik Labuan Yunior
Pada babak pertama, Labuan Yunior FC justru tampil lebih efektif. Tim tersebut mengandalkan kecepatan pemain transfernya, Asrafin. Dengan strategi itu, mereka berhasil membongkar pertahanan Dillah Grup FC.
Penyerang bernomor punggung 11 itu membuka keunggulan pada menit ke-5. Selanjutnya, ia kembali mencetak gol menjelang turun minum. Akhirnya, skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai. Hasil tersebut membuat Labuan Yunior berada di atas angin.
Evaluasi Singkat Ubah Jalannya Laga
Namun, keadaan berubah drastis setelah jeda pertandingan. Dalam masa istirahat, Ilham Lawidu bersama Bengi Ibrahim mengevaluasi permainan timnya. Keduanya kemudian menyusun perubahan skema secara cepat.
Skema baru tersebut menekankan peningkatan agresivitas serangan dan percepatan aliran bola. Selain itu, tekanan terhadap penguasaan bola lawan juga diperketat. Dengan demikian, racikan strategi tersebut terbukti efektif sebagai titik balik.
Pesta Gol di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Dillah Grup FC tampil jauh lebih dominan. Mereka berhasil mengendalikan ritme permainan secara penuh. Serangan yang lebih cepat dan terorganisir membuat Labuan Yunior kesulitan berkembang.
Kebangkitan Dillah Grup FC dimulai pada menit ke-10 babak kedua. Abdila memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui golnya. Selanjutnya, gol tersebut membakar semangat para pemain untuk terus menekan.
Tujuh menit kemudian, Basri sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Dengan demikian, momentum pertandingan resmi berubah ke kubu Dillah Grup FC.
Setelah skor imbang, Dillah Grup FC semakin percaya diri. Arhan membawa timnya berbalik unggul 3-2 pada menit ke-22. Selanjutnya, ia kembali mencetak gol kedua untuk memperlebar keunggulan menjadi 4-2.
Sementara itu, Labuan Yunior mulai kehilangan organisasi permainan. Sebaliknya, Dillah Grup FC terus menggempur pertahanan lawan dengan serangan bertubi-tubi. Menjelang akhir laga, Damang dan Abdulah turut mencatatkan nama di papan skor.
Abdulah menutup pesta gol melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Tendangan tersebut gagal dijangkau penjaga gawang Labuan Yunior. Akhirnya, gol itu memastikan kemenangan telak 6-2 bagi Dillah Grup FC.
Wasit dan Seremoni Pembukaan
Pertandingan tersebut dipimpin wasit utama Fardi Lumula. Ia didampingi asisten wasit Ruslan Ibrahim, Moh. Amin Aola, dan Abdul Jalil Aola. Peluit panjang Fardi Lumula menandai berakhirnya laga dengan kemenangan Dillah Grup FC.
Sebelumnya, pembukaan turnamen berlangsung meriah pada sore hari. Acara ditandai dengan tendangan perdana Kapolres Tojo Una-Una AKBP Yanna Djayawidya. Ia didampingi Wakil Bupati Surya Lapasiri, Ketua DPRD Gusnar A. Suleman, dan Sekretaris Daerah Alfian Matajeng.
Wadah Pembinaan Atlet Muda
Dalam sambutannya, Ilham Lawidu mewakili Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid. Ia menegaskan Berani Cup merupakan wadah pembinaan atlet muda. Selain itu, turnamen tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi masyarakat melalui sepak bola.
“Berani Cup merupakan turnamen sepak bola yang digelar sebagai ajang pembinaan atlet muda, mempererat silaturahmi masyarakat, serta mendorong kemajuan olahraga di Kabupaten Tojo Una-Una,” kata Ilham.
Dengan demikian, Berani Cup 2026 diharapkan menjadi ajang lahirnya talenta-talenta muda sepak bola daerah. Oleh karena itu, para pemain berkesempatan bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Ketua TP-PKK Touna Hadjar Lawidu dan perwakilan Kejaksaan Negeri. Selain itu, hadir pula sejumlah pimpinan OPD seperti Kadispora Iksan Kanali, Kadis Pendidikan Aspan Taurenta, dan Kepala DPMPTSP Marni Mangun. Sekretaris Askab PSSI Touna Ramli Y.I. Thalib serta para pecinta sepak bola juga memadati Lapangan Stamina Ampana. *[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co













Komentar