Pemkab Touna Pertahankan WTP ke-14, DPRD Minta Belanja Lebih Efektif

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

KLIKINDONESIA.CO, TOUNA – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

Capaian tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Tojo Una-Una dengan agenda penyampaian Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan langsung oleh Bupati Ilham Lawidu di ruang sidang DPRD, Rabu (24/6/2026).

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Rizal C. Panjili, didampingi Ketua DPRD Gusnar A. Suleman dan Wakil Ketua DPRD Jafar M. Amin. Sidang juga dihadiri Sekretaris Daerah Alfian Matanjeng, Sekretaris DPRD Mohammad Amin Bustamin, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta jajaran Pemkab Tojo Una-Una. Sebanyak 13 anggota DPRD tercatat hadir dan memenuhi kuorum sidang.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidato pengantarnya, Ilham menegaskan opini WTP bukan tujuan akhir pengelolaan keuangan daerah. Ia menekankan APBD harus dikelola transparan, akuntabel, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Opini WTP merupakan kebanggaan sekaligus amanah bagi kita semua. Namun yang lebih penting adalah bagaimana pengelolaan keuangan daerah yang baik dapat menjadi instrumen untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una,” ujar Ilham.

Bupati menjelaskan, penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 merupakan amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, setelah laporan keuangan daerah diaudit BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah.

Dari laporan yang disampaikan, pendapatan daerah 2025 ditargetkan Rp1,258 triliun dan terealisasi Rp1,205 triliun atau 95,84 persen. Sementara belanja daerah dianggarkan Rp1,312 triliun dan terealisasi Rp1,242 triliun atau 94,72 persen.

Pada sisi pembiayaan, penerimaan dari SiLPA Tahun Anggaran 2024 terealisasi 100 persen sebesar Rp56,44 miliar. Sedangkan pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal daerah pada Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah terealisasi Rp2 miliar. Adapun SiLPA Tahun Anggaran 2025 tercatat sebesar Rp17,33 miliar.

Capaian WTP ke-14 berturut-turut mendapat apresiasi dari seluruh fraksi DPRD. Dalam pandangan umum, lima fraksi menilai keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dari BPK menunjukkan konsistensi Pemkab menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Meski demikian, DPRD memberikan catatan agar kualitas pengelolaan APBD terus ditingkatkan, terutama pada perencanaan program, efektivitas belanja daerah, serta ketepatan sasaran pembangunan. DPRD juga menilai keberhasilan mempertahankan opini WTP harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan hasil pembangunan yang dirasakan masyarakat.

Menanggapi pandangan tersebut, Ilham menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kemitraan DPRD. Ia menilai sinergi eksekutif dan legislatif menjadi modal penting menjaga stabilitas pemerintahan dan mendorong percepatan pembangunan.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Ke depan, tantangan pembangunan tentu tidak semakin ringan. Namun dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, kita akan mampu menghadirkan pembangunan yang lebih merata dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una,” kata Ilham.

Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 selanjutnya akan dilanjutkan sesuai mekanisme hingga memperoleh persetujuan DPRD untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah. (*)

Penulis : Budi Dako

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klik Indonesia.co

Berita Terkait

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu
Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna
Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna
Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute
10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi
BPBD Touna Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan Agustus 2026
Operasi SAR Speedboat Mister Un Ditutup, Keluarga Apresiasi Basarnas
Speedboat Mister Un Ditemukan, Tim SAR Masih Cari Motoris

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:02 WIB

10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi

Berita Terbaru