BPBD Touna Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan meteorologis, Siagakan Armada Air Bersih

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tojo Una-Una, Sigit Labolong, S.STP., M.AP.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tojo Una-Una, Sigit Labolong, S.STP., M.AP.

KLIKINDONESIA.CO,TOUNA– BPBD Tojo Una-Una mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis. Fenomena ini diprediksi terjadi pada Dasarian II Juli 2026 atau 11–20 Juli 2026.

Pemerintah daerah kini meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kemarau. Hal ini bertujuan mencegah krisis air bersih dan risiko kebakaran hutan serta lahan (karhutla).

Langkah Antisipasi BPBD

Kepala Pelaksana BPBD Tojo Una-Una, Sigit Labolong, menegaskan langkah strategis ini. Peringatan tersebut mengacu pada data Balai Besar BMKG Wilayah IV tertanggal 10 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah mengambil langkah antisipatif dengan memperkuat koordinasi lintas sektor,” ujar Sigit kepada media ini, Sabtu (11/7/2026).

BPBD juga menyiagakan armada distribusi air bersih untuk warga. Surat pemberitahuan telah dikirimkan kepada Bupati, DPRD, hingga unsur Forkopimda. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah terkait.

Selain itu, BPBD terus berkoordinasi dengan instansi teknis lainnya. Mereka rutin memantau kondisi cuaca dan mengidentifikasi wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan ekstrem.

Ancaman Karhutla dan Imbauan Masyarakat

Cuaca kering membawa risiko besar bagi wilayah setempat. Selain krisis air, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini meningkat drastis.

BPBD meminta warga tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, warga dilarang membuang puntung rokok sembarangan di area mudah terbakar.

“Pencegahan adalah langkah paling efektif saat ini,” tegas Sigit.

Sigit mengajak seluruh masyarakat menjaga lingkungan bersama-sama. Ia menekankan bahwa kesadaran warga adalah kunci utama mencegah bencana selama musim kemarau.

Pentingnya Sinergi Semua Pihak

Warga juga diimbau menggunakan air secara bijak dan hemat. Segera lapor ke pemerintah desa jika kesulitan memperoleh akses air bersih.

Keberhasilan mitigasi bencana membutuhkan dukungan semua pihak. Sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, pelaku usaha, dan masyarakat sangat krusial.

Pemerintah daerah berharap dampak kekeringan bisa ditekan seminimal mungkin. Harapannya, aktivitas sosial dan ekonomi warga tetap berjalan lancar meski musim kemarau melanda.*[]

Penulis : Budi Dako

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klik Indonesia.co

Berita Terkait

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu
Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna
Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna
Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute
10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi
BPBD Touna Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan Agustus 2026
Operasi SAR Speedboat Mister Un Ditutup, Keluarga Apresiasi Basarnas
Speedboat Mister Un Ditemukan, Tim SAR Masih Cari Motoris

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Dr Rizky Fahrurrozi dari Jaksa Fungsional Hingga Kajari Indragiri Hulu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Bupati Ilham Lawidu Perjuangkan 500 Bronjong Penanganan Banjir di Touna

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Taruna Bakti Polri Dukung Sekolah Rakyat Bentuk Generasi Berkarakter di Touna

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Layanan Kapal Perintis Touna Kembali Normal Layani Dua Rute

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:02 WIB

10 Kantor Koperasi Merah Putih Ampana Kota Segera Beroperasi

Berita Terbaru