Askhari Buka Kolaborasi, Konservasi Togean Dijaga Bersama

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BTNK Togean Tojo Una-Una, Askhari Dg. masikki, S.Hut saat bersama Kades Luok, Sahrudin Samboko saat foto bersama usai pisah sambut di Aula BTNKT, Senin (12/1/2026).

Kepala BTNK Togean Tojo Una-Una, Askhari Dg. masikki, S.Hut saat bersama Kades Luok, Sahrudin Samboko saat foto bersama usai pisah sambut di Aula BTNKT, Senin (12/1/2026).

Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (BTNKT), Askhari, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan konservasi kawasan Togean. Komitmen itu disampaikannya dalam audiensi bersama awak media di Tojo Una-Una, Senin (12/1/2026).

TOUNA, KLIKINDONESIA – Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (BTNKT), Askhari, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi Togean. Ia menegaskan, keberhasilan menjaga kawasan taman nasional tidak bisa dibebankan hanya kepada BTNKT semata.

“Selamat datang para mitra, mari kita jaga Togean bersama,” ujar Askhari saat membuka audiensi bersama awak media.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pengelolaan kawasan konservasi yang kuat harus dibangun melalui pemahaman kewenangan masing-masing pihak serta sinergi yang berkelanjutan. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat menjadi fondasi penting dalam menjaga ekosistem Togean.

“Kewenangan jelas, kolaborasi lancar, konservasi berhasil,” tegasnya.

Askhari menjelaskan, BTNKT akan terus berkoordinasi dan memberikan masukan terhadap program-program yang bersinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) maupun dinas kehutanan daerah. Selain itu, kerja sama dengan pemerintah daerah, camat, kepala desa, dan lurah dinilai sangat menentukan keberhasilan pengelolaan kawasan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga fungsi hutan yang mencakup fungsi lindung, produksi, dan konservasi. Untuk mencegah tumpang tindih lahan, BTNKT telah berkoordinasi dengan Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Tojo Una-Una.

“Kami sudah menyampaikan agar tidak menerbitkan sertifikat di dalam kawasan taman nasional,” jelasnya.

Dengan pendekatan kepemimpinan yang inklusif, Askhari berharap BTNKT dapat menjadi contoh pengelolaan kawasan konservasi berbasis kolaborasi. Ia pun mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan demi keberlanjutan Kepulauan Togean bagi generasi mendatang.*[]

Penulis : BUDI DAKO

Editor : MAHMUD MARHABA

Sumber Berita: KLIK INDONESIA

Berita Terkait

Operasi SAR Speedboat Mister Un Ditutup, Keluarga Apresiasi Basarnas
Speedboat Mister Un Ditemukan, Tim SAR Masih Cari Motoris
BKKBN Puji Tojo Una-Una Jadi Role Model Penurunan Stunting
PUPR Tojo Una-Una Gelar Konsultasi Publik demi Tingkatkan Pelayanan
Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un
Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un
Bupati Pastikan 11 WNA SB Mister Un Dapat Perawatan Medis
Gubernur Sulteng Kawal Operasi SAR SB Mister Un Tenggelam

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:39 WIB

Operasi SAR Speedboat Mister Un Ditutup, Keluarga Apresiasi Basarnas

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:29 WIB

Speedboat Mister Un Ditemukan, Tim SAR Masih Cari Motoris

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:41 WIB

BKKBN Puji Tojo Una-Una Jadi Role Model Penurunan Stunting

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:09 WIB

PUPR Tojo Una-Una Gelar Konsultasi Publik demi Tingkatkan Pelayanan

Senin, 27 Juli 2026 - 20:33 WIB

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Berita Terbaru

Tim SAR Gabungan mengevakuasi Speedboat Mister Un yang ditemukan di kawasan pantai Desa Malanggo, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (30/7/2026).

TOUNA

Speedboat Mister Un Ditemukan, Tim SAR Masih Cari Motoris

Kamis, 30 Jul 2026 - 20:29 WIB