Laporan: Budi Dako
Editor: Mahmud Marhaba
PALU, KLIKINDONESIA – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Rabu (7/5/2025), menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Kantor Gubernur Palu.
Kunjungan ini berfokus pada pengawasan pelaksanaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Provinsi Sulawesi Tengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Gubernur, dr. Reny A. Lamadjido, mendampingi Gubernur dalam pertemuan penting ini.

Rombongan Komisi II DPR RI dipimpin oleh Ketua Komisi II, Rifqinizamy Karsayuda, dan turut dihadiri Wakil Ketua Dede Yusuf serta anggota DPR RI lintas fraksi, termasuk Longki Djanggola, Giri Ramanda, Shyntia Sandra Kusuma, Anang Susanto, Taufan Pawe, Agustina Mangade, Iwan Kurniawan, Sea Mustofa, Muhammad Khozin, Aus Hidayat Nur, dan Ateng Sutisna.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Bupati Tojo Una-Una, H. Ilham Lawidu, S.H., para bupati dan pejabat kabupaten/kota se-Sulteng, serta para Sekda dan Asisten Daerah.
Gubernur Anwar Hafid menyoroti dua program prioritas Pemprov Sulteng: “Berani Cerdas” dan “Berani Sehat”. Program “Berani Cerdas” telah berhasil menggratiskan biaya pendidikan di SMA/SMK/SLB negeri se-Sulteng.
Sementara itu, program “Berani Sehat”, melalui Universal Health Coverage (UHC), telah menjangkau 80% warga Sulteng berkat sinergi dengan BPJS Kesehatan dan efisiensi anggaran.
Ketua Komisi II, Rifqinizamy Karsayuda, menekankan peran krusial BUMD dan BLUD dalam pembangunan daerah, terutama dalam kondisi fiskal yang terbatas.
Komisi II mendorong penerapan Permendagri baru untuk pembinaan dan pengawasan BUMD guna mencegah praktik “balas budi politik” dan memastikan pengelolaan yang profesional demi peningkatan kontribusi BUMD terhadap pembangunan daerah.*[]











