SIGI, KLIKINDONESIA.CO — Proyek pembangunan jalan di Desa Sunju, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, kembali menjadi sorotan publik. Pekerjaan infrastruktur yang bersumber dari anggaran tahun 2023–2024 itu hingga kini belum juga rampung, memunculkan keresahan di tengah masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Sigi, Minhar Tjeho, S.Ag., M.M, menilai keterlambatan penyelesaian proyek tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi warga, terutama para petani dan pelaku usaha kecil di wilayah itu.
“Proyek ini harus segera diselesaikan dengan mekanisme yang jelas dan terbuka. Jika ada kendala teknis atau administratif, segera diperbaiki. Namun bila ditemukan potensi pelanggaran, harus diproses sesuai ketentuan hukum,” tegas Minhar, Senin (27/10).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) V — meliputi Kecamatan Marawola, Kinovaro, dan Marawola Barat — Minhar menegaskan bahwa DPRD memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan seluruh kegiatan pembangunan berjalan tepat sasaran serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
Meski proyek tersebut digagas sebelum dirinya menjabat, Minhar menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD tidak boleh terhenti.
“Walau proyek ini dimulai sebelum masa jabatan kami, tanggung jawab pengawasan tetap melekat pada DPRD. Kami akan terus mendorong agar persoalan ini segera dituntaskan secara transparan,” ujarnya.
Menurut Minhar, pemerintah desa dan pihak pelaksana proyek sebenarnya telah berupaya mencari solusi atas kendala yang dihadapi. Namun, ia menilai koordinasi lintas instansi harus lebih diperkuat agar penyelesaian proyek dapat berjalan efektif dan hasilnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Saya yakin pemerintah desa maupun pelaksana proyek sudah berusaha maksimal. Tapi penyelesaiannya harus tetap berpihak pada kepentingan warga dan taat pada aturan hukum,” kata politisi Partai Golkar tersebut.
Minhar juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya persoalan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. Ia meminta agar kualitas pekerjaan menjadi prioritas utama, bukan sekadar mengejar tenggat waktu.
“Jangan sampai proyek ini hanya menjadi formalitas tanpa hasil nyata. Jika penyelesaiannya terus berlarut, kepercayaan publik akan menurun. Ini tanggung jawab moral kita bersama terhadap masyarakat,” tandasnya.
DPRD Kabupaten Sigi, kata Minhar, berkomitmen untuk terus mengawasi perkembangan proyek jalan di Desa Sunju dan mendorong pemerintah daerah menyelesaikannya dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.##
Penulis : Anjasman
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia











