Capaian PAD Retribusi Kebersihan di Sigi Masih Rendah, DLH Fokus Perbaiki Sistem Pengelolaan

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sigi, Heru M, menegaskan sedang memperbaiki sistem pengelolaan retribusi serta menata ulang kerja sama dengan pihak ketiga, Rabu (05/11/2025)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sigi, Heru M, menegaskan sedang memperbaiki sistem pengelolaan retribusi serta menata ulang kerja sama dengan pihak ketiga, Rabu (05/11/2025)

SIGI, KLIKINDONESIA.CO — Menjelang akhir Tahun Anggaran 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi kebersihan di Kabupaten Sigi masih tergolong rendah. Dari target sebesar Rp 86 juta, baru sekitar 25 persen yang berhasil terealisasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sigi, Heru M, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang berupaya memperbaiki sistem pengelolaan retribusi serta menata ulang kerja sama dengan pihak ketiga yang selama ini menangani pengangkutan sampah di lapangan.

“Sejak saya diberi amanah memimpin DLH sekitar sebulan terakhir, kami langsung melakukan peninjauan ke lapangan. Berdasarkan hasil evaluasi, rendahnya realisasi PAD disebabkan oleh minimnya sarana dan keterbatasan tenaga kebersihan,” ujar Heru, ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/11/2025).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, DLH Sigi memberlakukan tarif retribusi sebesar Rp 35 ribu per bulan untuk setiap rumah tangga. Dari jumlah tersebut, Rp 30 ribu masuk ke kas DLH, sementara Rp 5 ribu diberikan kepada pihak ketiga sebagai biaya operasional pengangkutan sampah dari permukiman ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

DLH mengoperasikan tujuh unit truk sampah, namun dua di antaranya rusak berat sehingga tidak dapat difungsikan. Kondisi ini membuat kegiatan pengangkutan di sejumlah wilayah tidak berjalan optimal.

“Beberapa armada bahkan harus beroperasi tanpa petugas pengangkut, hanya sopir saja. Untuk menutup kekurangan itu, kami menggandeng pihak ketiga agar layanan tetap berjalan,” tambahnya.

Dengan keterbatasan armada, DLH memprioritaskan pelayanan di kawasan padat penduduk yang berbatasan langsung dengan Kota Palu. Kebijakan ini diambil untuk mencegah penumpukan sampah yang berpotensi mencemari lingkungan.

Kepatuhan Masyarakat Masih Rendah

Kepala Desa Baliase, Kecamatan Marawola, Sudirman, mengakui bahwa tingkat kesadaran masyarakat dalam membayar retribusi sampah masih rendah. Dari sekitar 3.000 Kepala Keluarga (KK) di wilayahnya, hanya 700 KK yang rutin menunaikan kewajiban tersebut.

“Yang aktif membayar sekitar 700 KK dengan nominal Rp 35 ribu per bulan. Kalau dikalkulasi, penerimaan retribusi dari desa kami mencapai sekitar Rp 24,5 juta per bulan atau kurang lebih Rp 294 juta setahun,” jelas Sudirman.

Ia berharap, masyarakat semakin sadar bahwa membayar retribusi bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk dukungan terhadap kebersihan lingkungan dan peningkatan PAD daerah.

“Kalau masyarakat disiplin membayar, lingkungan jadi bersih, PAD daerah juga ikut naik,” tutupnya.

Pemerintah Kabupaten Sigi menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem retribusi daerah, meningkatkan efisiensi armada, dan mendorong partisipasi masyarakat demi mewujudkan Sigi yang bersih, sehat, dan berdaya saing.##

Penulis : Anjasman

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klik Indonesia

Berita Terkait

DP2KB Sigi Gelar “Rembug Remaja Peduli Stunting” di SMPN 4 Sigi
Proyek Jalan di Desa Sunju Belum Rampung, Ketua DPRD Sigi Desak Evaluasi dan Transparansi

Berita Terkait

Rabu, 5 November 2025 - 14:23 WIB

Capaian PAD Retribusi Kebersihan di Sigi Masih Rendah, DLH Fokus Perbaiki Sistem Pengelolaan

Sabtu, 1 November 2025 - 14:40 WIB

DP2KB Sigi Gelar “Rembug Remaja Peduli Stunting” di SMPN 4 Sigi

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:03 WIB

Proyek Jalan di Desa Sunju Belum Rampung, Ketua DPRD Sigi Desak Evaluasi dan Transparansi

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan melaksanakan briefing sebelum memulai Operasi SAR hari kelima pencarian ABK Speedboat Mister Un di Perairan Teluk Tomini, Selasa (28/7/2026).

TOUNA

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:34 WIB

im SAR gabungan melakukan penyisiran di Perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin (27/7/2026).

TOUNA

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Senin, 27 Jul 2026 - 20:33 WIB

Ilham S. Lawidu didampingi Kadis Pariwisata Asrin Soga dan Kepala Pelaksana BPBD Sigit Labolong memantau langsung pemeriksaan kesehatan terhadap 11 wisatawan asing yang selamat dari insiden tenggelamnya SB Mister Un, oleh tim medis RSUD Wakai di Sanctum Una-Una Dive Resort, Sabtu (25/7/2026).

TOUNA

Bupati Pastikan 11 WNA SB Mister Un Dapat Perawatan Medis

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Bupati Tojo Una-Una Ilham S. Lawidu yang berada di perairan Teluk Tomini, Pulau Una-Una, untuk memantau secara langsung perkembangan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban tenggelamnya Speedboat (SB) Mister Un, Sabtu malam (25/7/2026).

TOUNA

Gubernur Sulteng Kawal Operasi SAR SB Mister Un Tenggelam

Minggu, 26 Jul 2026 - 07:35 WIB