SIGI, KLIKINDONESIA.CO — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Sigi menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Rembug Remaja Peduli Stunting” di SMP Negeri 4 Sigi, Sabtu (1/11/2025).
Acara ini dihadiri oleh dr. Rika Fitrauni, M.Kes, selaku Sekretaris DP2KB, dan Rustam, SKM, M.Ak, Kepala Bidang Keluarga Berencana (KB).
Dalam pemaparannya, dr. Rika Fitrauni menegaskan pentingnya edukasi mengenai stunting di lingkungan sekolah menengah pertama. Ia menjelaskan bahwa masa remaja awal merupakan fase penting dalam pembentukan karakter, pola pikir, dan gaya hidup sehat.
“Usia SMP adalah masa siswa mencari jati diri dan belajar menyesuaikan diri dengan lingkungan yang lebih luas. Sosialisasi membantu mereka memahami norma, aturan, dan cara berinteraksi dengan baik,” jelas dr. Rika.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, sekolah merupakan lingkungan sosial kedua setelah keluarga, tempat siswa belajar bekerja sama, menghargai perbedaan, serta membentuk nilai-nilai moral dan tanggung jawab sosial.
“Melalui kegiatan belajar, organisasi, dan interaksi sosial, siswa belajar tentang disiplin, empati, dan gotong royong. Sosialisasi yang baik menanamkan dasar agar mereka kelak mampu beradaptasi dan berkontribusi positif di masyarakat,” imbuhnya.
Selain membahas pencegahan stunting, kegiatan tersebut juga mengangkat tema bahaya narkoba, yang disambut antusias oleh para siswa.
Kepala SMP Negeri 4 Sigi, Dra. Fahria, M.M, mengapresiasi langkah DP2KB yang menghadirkan program edukatif di sekolah. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan remaja masa kini.
“Kegiatan ini sangat positif, apalagi Rustam, SKM, membawakan materi tentang bahaya narkoba yang membuat anak-anak sangat antusias. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun,” ungkap Fahria.
Melalui kegiatan ini, DP2KB Kabupaten Sigi berupaya menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya pola hidup sehat, pencegahan stunting, serta pembentukan karakter remaja yang tangguh dan berdaya saing.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung Gerakan Nasional Penurunan Stunting dan penguatan Generasi Emas Indonesia 2045.##
Penulis : Agus Setiawan
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia











