LBH Rakyat Desak Polresta Palu Usut Penghinaan Wartawan Tanpa Pandang Bulu

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LBH Rakyat Sulawesi Tengah Firman C. Rasyid,S.H

Ketua LBH Rakyat Sulawesi Tengah Firman C. Rasyid,S.H

KLIKUNDONESIA.CO, PALU – LBH Rakyat mendesak Polresta Palu menegakkan hukum secara profesional dan tanpa pandang bulu. Mereka meminta polisi mengusut tuntas kasus dugaan penghinaan terhadap jurnalis Global Sulteng, Rian Afdhal Hidayat.

Direktur LBH Rakyat, Firmansyah C. Rasyid, menilai kasus ini menyangkut kebebasan pers dan perlindungan kerja jurnalistik. Oleh karena itu, perkara ini tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.

“Jurnalis bekerja memenuhi hak publik atas informasi dan dilindungi undang-undang. Segala bentuk penghinaan maupun intimidasi terhadap wartawan tidak boleh dianggap wajar,” ujar Firmansyah, Kamis (14/5/2026).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, laporan dugaan penghinaan ini telah terdaftar resmi di Polresta Palu. Laporan tersebut bernomor LP/B/560/V/2026/SPKT/Polresta Palu/Polda Sulteng tertanggal 12 Mei 2026.

Kronologi Dugaan Penghinaan oleh Eks Pejabat

Peristiwa bermula saat Rian mengonfirmasi suatu kebijakan kepada mantan Direktur RSUD Undata Palu, drg. HM. Konfirmasi terkait pedoman teknis pembagian jasa pelayanan tenaga kesehatan masa jabatannya.

Insiden ini terjadi usai pelantikan Direktur RSUD Undata baru, dr. Jumriani, Senin (4/5/2026). Menurut Rian, percakapan awal sebenarnya berlangsung dengan sangat normal.

Namun, situasi berubah ketika Rian mencoba menggali informasi lebih lanjut. Saat itulah muncul ucapan arogan yang diduga kuat bernada penghinaan.

“Dia mengatakan, ‘cari yang berkualitas, jangan itu yang kamu tanyakan, bodoh,’” ungkap Rian menirukan ucapan pelaku.

Tak hanya itu, pelaku juga melontarkan kalimat bernada tekanan. Pelaku sempat menantang korban dengan kalimat “mau berteman atau mau mencari masalah”.

Sementara itu, Firmansyah menilai ucapan tersebut mencerminkan sikap arogan pejabat publik yang melecehkan pilar demokrasi. Bahkan, dia menyoroti permintaan maaf pelaku yang kabarnya hanya disampaikan melalui grup WhatsApp, bukan langsung kepada korban.

Akhirnya, LBH Rakyat meminta kepolisian menangani perkara ini secara transparan. Langkah tegas polisi sangat krusial agar menjadi pelajaran bagi pejabat publik dalam menjaga etika komunikasi.(*)

Penulis : Budi Dako

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klik Indonesia.co

Berita Terkait

Kapolda Sulteng dan Kajati Sepakati Sinergi Penegakan Hukum
Kapolda Sulteng dan Pangdam XXIII Perkuat Sinergi Keamanan Daerah
Perwira SIP Polda Sulteng Wajib Jadi Solusi Bagi Masyarakat
Hari Bhayangkara ke-80 Sulteng, Gubernur Tekankan Profesionalisme Polri
Tojo Una-Una Pertahankan WTP 14 Kali Berturut
LBH-R Adukan WOM Finance ke OJK soal Lelang Motor
Bupati Bangkep Hadiri Musrenbang Sulteng, Terima Dana Bagi Hasil
Gubernur Sulteng: “Kemiskinan Musuh Bersama, Touna Siap Kawal Program Berani 2027”

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:17 WIB

Kapolda Sulteng dan Kajati Sepakati Sinergi Penegakan Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:51 WIB

Kapolda Sulteng dan Pangdam XXIII Perkuat Sinergi Keamanan Daerah

Senin, 6 Juli 2026 - 15:20 WIB

Perwira SIP Polda Sulteng Wajib Jadi Solusi Bagi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:21 WIB

Hari Bhayangkara ke-80 Sulteng, Gubernur Tekankan Profesionalisme Polri

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:33 WIB

Tojo Una-Una Pertahankan WTP 14 Kali Berturut

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan melaksanakan briefing sebelum memulai Operasi SAR hari kelima pencarian ABK Speedboat Mister Un di Perairan Teluk Tomini, Selasa (28/7/2026).

TOUNA

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:34 WIB

im SAR gabungan melakukan penyisiran di Perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin (27/7/2026).

TOUNA

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Senin, 27 Jul 2026 - 20:33 WIB

Ilham S. Lawidu didampingi Kadis Pariwisata Asrin Soga dan Kepala Pelaksana BPBD Sigit Labolong memantau langsung pemeriksaan kesehatan terhadap 11 wisatawan asing yang selamat dari insiden tenggelamnya SB Mister Un, oleh tim medis RSUD Wakai di Sanctum Una-Una Dive Resort, Sabtu (25/7/2026).

TOUNA

Bupati Pastikan 11 WNA SB Mister Un Dapat Perawatan Medis

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Bupati Tojo Una-Una Ilham S. Lawidu yang berada di perairan Teluk Tomini, Pulau Una-Una, untuk memantau secara langsung perkembangan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban tenggelamnya Speedboat (SB) Mister Un, Sabtu malam (25/7/2026).

TOUNA

Gubernur Sulteng Kawal Operasi SAR SB Mister Un Tenggelam

Minggu, 26 Jul 2026 - 07:35 WIB