Pemkab Bangkep Evaluasi Distribusi BBM, 90 Persen Pengecer Belum Kantongi Rekomendasi

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Moh. Aris Susanto, S.E., M.E., memimpin rapat koordinasi yang digelar Bagian Ekonomi Setda, Senin (6/4/2026).

Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Moh. Aris Susanto, S.E., M.E., memimpin rapat koordinasi yang digelar Bagian Ekonomi Setda, Senin (6/4/2026).

SALAKAN, KLIKINDONESIA.CO – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) mengevaluasi sistem distribusi bahan bakar minyak (BBM) agar lebih tertib, tepat sasaran, dan terjangkau bagi masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Moh. Aris Susanto, S.E., M.E., dalam rapat koordinasi yang digelar Bagian Ekonomi Setda, Senin (6/4/2026).

Aris menegaskan, pemerintah daerah tidak mengambil alih distribusi BBM. Pemkab hanya ingin memastikan mekanisme yang berjalan saat ini lebih terukur dan berbasis data kebutuhan riil.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ingin distribusi BBM sampai ke masyarakat dengan harga wajar. Persoalannya ada pada mekanisme dan validasi data yang selama ini belum optimal,” ujar Aris.

Menurutnya, rekomendasi pembelian BBM yang dikeluarkan pemerintah desa maupun dinas terkait masih sering tidak melalui verifikasi memadai. Kondisi ini membuka ruang terjadinya duplikasi data hingga penyalahgunaan distribusi.

Ke depan, Aris meminta setiap rekomendasi harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Prosesnya dimulai dari desa, diverifikasi oleh camat, lalu diterbitkan oleh perangkat daerah yang berwenang.

“Dengan cara itu, kita bisa mengetahui kebutuhan BBM yang sebenarnya di Bangkep,” katanya.

Harga Eceran dan Pengawasan

Aris juga menyoroti tantangan geografis Banggai Kepulauan sebagai daerah kepulauan. Menurutnya, masyarakat tidak selalu mudah mengakses SPBU, sehingga distribusi di tingkat bawah tetap dibutuhkan.

Namun, pemerintah juga mencatat adanya persoalan di lapangan. Kepala Bagian Ekonomi Setda Bangkep, Paisal, mengungkapkan hasil monitoring di 141 desa dan 30 kelurahan menunjukkan sekitar 90 persen pengecer BBM belum memiliki rekomendasi resmi.

Padahal, sesuai Peraturan BPH Migas Nomor 2 Tahun 2023, pembelian BBM menggunakan jeriken dilarang kecuali memiliki rekomendasi dari instansi berwenang.

Dalam rapat tersebut juga terungkap adanya penjualan BBM hingga Rp20 ribu per liter di sejumlah wilayah. Menanggapi hal itu, Sekda menegaskan Satgas BBM akan memperketat pengawasan.

“Kalau terbukti ada penyalahgunaan, rekomendasi bisa dicabut. Yang terpenting, BBM harus tersedia, mudah diakses, dan harganya tetap wajar bagi masyarakat,” tegas Aris.

Pemerintah daerah juga berencana melakukan evaluasi rutin setiap bulan agar kebijakan distribusi BBM dapat berjalan lebih efektif. Rapat ini turut dihadiri unsur Forkopimda, para camat, pemilik SPBU, dan OPD terkait. *[]

Penulis : Victor Reppie

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: KLIK INDONESIA

Berita Terkait

Bupati Bangkep Lepas Mahasiswa KKN Unismuh Angkatan 40 di Tiga Kecamatan
Wabup Serfi Kambey Buka Rakor KKN UGM Banggai Kepulauan
Sekda Aris Susanto Sampaikan Pertanggungjawaban APBD Banggai Kepulauan 2025
DPRD Bangkep Rekomendasikan Hentikan Pembangunan SPBU Patukuki
Wabup Serfi Kambey Serahkan 53 SK Penugasan Kepsek Bangkep
Polisi Kreatif di Bangkep Produksi Tempe di Waktu Luang
DPRD Bangkep Desak Bupati Tindaklanjuti Rekomendasi SPBU Patukuki
Pemuda Bangkep Tolak Alih Fungsi Gedung Graha Pemuda Jadi Kantor Bawaslu

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 15:13 WIB

Wabup Serfi Kambey Buka Rakor KKN UGM Banggai Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:52 WIB

Sekda Aris Susanto Sampaikan Pertanggungjawaban APBD Banggai Kepulauan 2025

Senin, 8 Juni 2026 - 21:30 WIB

DPRD Bangkep Rekomendasikan Hentikan Pembangunan SPBU Patukuki

Senin, 8 Juni 2026 - 17:09 WIB

Wabup Serfi Kambey Serahkan 53 SK Penugasan Kepsek Bangkep

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:30 WIB

Polisi Kreatif di Bangkep Produksi Tempe di Waktu Luang

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan melaksanakan briefing sebelum memulai Operasi SAR hari kelima pencarian ABK Speedboat Mister Un di Perairan Teluk Tomini, Selasa (28/7/2026).

TOUNA

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:34 WIB

im SAR gabungan melakukan penyisiran di Perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin (27/7/2026).

TOUNA

Tim SAR Lanjutkan Pencarian ABK Speedboat Mister Un

Senin, 27 Jul 2026 - 20:33 WIB

Ilham S. Lawidu didampingi Kadis Pariwisata Asrin Soga dan Kepala Pelaksana BPBD Sigit Labolong memantau langsung pemeriksaan kesehatan terhadap 11 wisatawan asing yang selamat dari insiden tenggelamnya SB Mister Un, oleh tim medis RSUD Wakai di Sanctum Una-Una Dive Resort, Sabtu (25/7/2026).

TOUNA

Bupati Pastikan 11 WNA SB Mister Un Dapat Perawatan Medis

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Bupati Tojo Una-Una Ilham S. Lawidu yang berada di perairan Teluk Tomini, Pulau Una-Una, untuk memantau secara langsung perkembangan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban tenggelamnya Speedboat (SB) Mister Un, Sabtu malam (25/7/2026).

TOUNA

Gubernur Sulteng Kawal Operasi SAR SB Mister Un Tenggelam

Minggu, 26 Jul 2026 - 07:35 WIB