KLIKINDONESIA.CO, LIANG – Bripda Refly Herdian, anggota Polsek Liang, Polres Banggai Kepulauan, memanfaatkan waktu senggangnya untuk memproduksi dan menjual tempe. Usaha kreatif tersebut ia jalani sejak dua minggu terakhir di Desa Liang, Jumat (4/6/2026).
Sejak tiga bulan lalu, Bripda Refly dipindahtugaskan dari Polda Sulawesi Tengah ke Polsek Liang. Selama bertugas, ia berpikir mencari cara menambah penghasilan yang juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
“Saya mencoba meminta izin kepada Kapolsek untuk menyewa sebuah rumah kontrakan yang dapat dijadikan tempat usaha pembuatan tempe,” ujar Bripda Refly kepada Klik Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, bahan baku kedelai didapatkan dari Luwuk dan Toili. Selain itu, produksi tempe dilakukan setiap dua hari sekali dengan hasil 200-250 bungkus per produksi.
Saat ini, tempe buatan Bripda Refly dipasarkan di pasar-pasar Kecamatan Liang. Di antaranya Pasar Liang, Pasar Bajo, Pasar Okumel, serta Pasar Patukuki.
“Untuk sementara saya hanya memproduksi untuk dijual di pasar-pasar sekitar Kecamatan Liang. Rencananya saya akan mencoba memasarkan sampai ke Pasar Bulagi dengan cara diantar dan dititipkan di warung-warung serta melalui pedagang sayur,” jelasnya.
Rencana Kerja Sama dengan Dapur MBG
Lebih lanjut, Bripda Refly menuturkan rencana pengembangan usahanya ke depan. Ia berencana berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kecamatan tetangga.
“Saya akan mencoba bekerja sama sebagai penyalur tempe ke dapur MBG dan juga akan memasarkan ke Pasar Salakan,” ujarnya.
Namun demikian, rencana tersebut masih membutuhkan persiapan modal. Karena itu, ia memilih memulai usaha sesuai kebutuhan pasar di Kecamatan Liang terlebih dahulu.
“Alhamdulillah jika usaha saya ini berhasil, saya akan memperlebar jangkauan penjualan ke luar Kecamatan Liang bahkan se-Bangkep,” tambahnya.
Kades Liang Apresiasi Usaha Polisi Kreatif
Kepala Desa Liang, Arwan L., sangat mengapresiasi kehadiran usaha pembuatan tempe tersebut. Menurutnya, produksi tempe dapat membantu masyarakat Liang mencukupi kebutuhan protein sebagai alternatif pengganti ikan.
“Dengan mendukung kegiatan produksi tempe dari seorang anggota Polri dari Polsek Liang ini, maka kita telah mendukung dan memberdayakan kemandirian usaha serta UMKM di Liang,” ujar Arwan.
Ia menambahkan, jika usaha tersebut semakin berkembang, maka akan membutuhkan tenaga kerja tambahan. Dengan demikian, pemuda-pemuda Desa Liang berpotensi terlibat dalam usaha tersebut.*[]
Penulis : Victor Reppie
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











