KLIKINDONESIA.CO, SALAKAN – Sejumlah organisasi kepemudaan dan tokoh pemuda di Kabupaten Banggai Kepulauan menyatakan penolakan terhadap rencana alih fungsi Gedung Graha Pemuda. Gedung tersebut direncanakan menjadi Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Rabu (3/6/2026).
Gedung Graha Pemuda selama ini menjadi simbol perjuangan dan kreativitas generasi muda. Selain itu, gedung tersebut telah digunakan untuk berbagai kegiatan sosial, pendidikan, olahraga, seni budaya, dan pengembangan kapasitas pemuda di daerah.
Oleh karena itu, rencana pengalihan fungsi gedung dinilai tidak sejalan dengan semangat pemberdayaan pemuda yang selama ini dibangun bersama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perwakilan pemuda Banggai Kepulauan menegaskan bahwa Graha Pemuda memiliki nilai historis dan strategis. Kehilangan fasilitas tersebut dikhawatirkan akan mempersempit ruang ekspresi, kreativitas, dan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah.
“Kami menghormati keberadaan dan tugas Bawaslu sebagai lembaga negara yang memiliki peran penting dalam mengawal demokrasi. Namun, kebutuhan akan kantor Bawaslu seharusnya tidak mengorbankan aset yang secara khusus diperuntukkan bagi kepentingan pemuda,” ujar perwakilan pemuda Banggai Kepulauan.
Minta Pemda Kaji Ulang dan Buka Dialog
Keterwakilan pengurus organisasi kepemudaan di Banggai Kepulauan meminta Pemerintah Daerah mengkaji kembali rencana tersebut. Selain itu, mereka juga mendorong pemda membuka ruang dialog dengan seluruh pemangku kepentingan, khususnya organisasi kepemudaan.
Pemerintah diharapkan dapat mencari alternatif lokasi yang lebih tepat tanpa menghilangkan fungsi utama Gedung Graha Pemuda.
Melalui pernyataan ini, Pemuda Banggai Kepulauan menegaskan beberapa sikap sebagai berikut:
- Menolak rencana alih fungsi Gedung Graha Pemuda menjadi Kantor Bawaslu.
- Meminta Pemerintah Daerah mempertahankan fungsi Graha Pemuda sebagai pusat kegiatan generasi muda.
- Mendorong pemerintah menyediakan fasilitas atau gedung lain yang layak bagi operasional Bawaslu.
- Mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga aset daerah yang diperuntukkan bagi kepentingan pemuda.
Pemuda Banggai Kepulauan berharap pemerintah dapat mengambil keputusan yang bijaksana. Dengan demikian, kepentingan jangka panjang pembangunan sumber daya manusia dan generasi muda di daerah tetap menjadi prioritas.*[]
Penulis : Victor Reppie
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











