Ancaman Putus Sekolah Mengintai Ratusan Siswa di Tojo Una-Una

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 19:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Luok Saharudin Sambokol saat menyampaikan usulan pembangunan SMP di Desa Luok kepada Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya, S.Sos, M.Si, Rabu Sore, (7/5)

Kades Luok Saharudin Sambokol saat menyampaikan usulan pembangunan SMP di Desa Luok kepada Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya, S.Sos, M.Si, Rabu Sore, (7/5)

Kades Luok Usul Pembangunan SMP, Sejalan dengan Program Presiden Prabowo

Laporan : Budi Dako
Editor: Mahmud Marhaba

TOUNA, KLIKINDONESIA– Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Walea Kepulauan,Kabupaten Tojo Una-Una, terancam putus sekolah setelah menyelesaikan pendidikan dasar mereka.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekhawatiran ini mendorong Kepala Desa (Kades) Luok, Saharudin Sambokol, untuk menemui Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya, S.Sos., M.Si., pada Rabu (7/5) sore.

Dalam pertemuan di ruang kerja Wakil Bupati tersebut, Kades Sambokol mengusulkan pembangunan sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Desa Luok sebagai solusi mengatasi masalah ini, sebuah usulan yang sejalan dengan misi Presiden Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan.

Lebih dari 170 siswa dari empat SD negeri di Kecamatan Walea Kepulauan, termasuk Desa Luok, akan lulus dan melanjutkan ke jenjang SMP tahun ini.

Kades Sambokol mengungkapkan kekhawatirannya bahwa banyak siswa yang tidak mampu melanjutkan pendidikan karena keterbatasan akses pendidikan di wilayah tersebut.

Minimnya pilihan sekolah menengah di daerah ini menjadi kendala utama.

Sebagai solusi yang pragmatis dan efisien, Kades Sambokol mengusulkan pemanfaatan dua gedung sekolah dasar yang sudah tidak terpakai di Desa Luok.

Gedung-gedung tersebut akan direnovasi dan dialihfungsikan menjadi SMP.

Ia menilai, Desa Luok memiliki infrastruktur yang mendukung, termasuk ketersediaan air bersih yang memadai.

Lebih lanjut, Kades Sambokol menyatakan kesiapannya untuk membantu proses pembangunan jika usulan ini disetujui.

“Data yang saya peroleh dari Sekdis Dinas Dikpora Tojo Una-Una menunjukkan bahwa empat desa di Kecamatan Walea Kepulauan (Wakep), yaitu Desa Tiga Pulau, Desa Milok, Desa Luok, Desa Towani, Desa Olilan, dan Desa Kadoda, memiliki total sekitar 170 siswa yang akan lulus SD,” jelas Sambokol.

Ia juga menambahkan harapannya agar Bupati dan Wakil Bupati dapat meninjau langsung kondisi bangunan yang akan direnovasi dan melihat kondisi para siswa yang terancam putus sekolah.

Menanggapi usulan tersebut, Wakil Bupati Hj. Surya, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif Kades Luok.

Lebih lanjut, Hj. Surya menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan misi Presiden Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan antar generasi lewat pendidikan yang bermartabat.

 Pemerintah,lanjutnya,akan membuka 35 sekolah berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu mulai Juli 2025.

Program ini merupakan tahap awal dari target 100 sekolah khusus yang akan menyasar anak-anak dari latar belakang ekonomi paling rentan.

Hj. Surya berjanji akan menyampaikan usulan ini kepada Bupati Ilham Lawidu, S.H.,setelah kembali dari kunjungan kerja di Jakarta.

Pembahasan lebih lanjut terkait usulan pembangunan SMP di Desa Luok akan dilakukan setelah Bupati kembali dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Insya Allah, setelah Bapak Bupati kembali, usulan ini akan segera kami bahas bersama.

Semoga masukan positif ini dapat membantu kami dalam menjalankan visi dan misi pembangunan di Kabupaten Tojo Una-Una,”ujar Hj. Surya.

Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam upaya mengatasi masalah putus sekolah dan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut, sejalan dengan program pemerintah pusat.*[]

Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah, Pembelajaran, dan Guru Adaptif Perluas Akses Belajar Anak Berkebutuhan Khusus
Perkuat SPBE, Pemkab Bangkep Jalin Kerja Sama dengan ITS
Jangan Anggap Remeh! Diabetes Bisa Picu Stroke dan Jantung
Raih UHC Award 2026, Pemkab Bangkep Tunjukkan Komitmen Terhadap Kesehatan Warga
Luar Biasa, Tim Medis RSUD Trikora Salakan Selamatkan Bayi 1 Hari Penderita Atresia Ani
Bupati Rusli Teken Kerjasama Pendidikan dengan Polbin Banggai
Gercep! Bupati Ilham Lawidu Laksanakan Pembangunan Irigasi dan Kembangkan Sawah 308 Hektare di Uematopa
Gandeng Bapas Luwuk, Pemkab Bangkep Perkuat Reintegrasi Sosial dan Sosialisasikan KUHP Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:46 WIB

Revitalisasi Sekolah, Pembelajaran, dan Guru Adaptif Perluas Akses Belajar Anak Berkebutuhan Khusus

Rabu, 29 April 2026 - 17:53 WIB

Perkuat SPBE, Pemkab Bangkep Jalin Kerja Sama dengan ITS

Sabtu, 18 April 2026 - 18:39 WIB

Jangan Anggap Remeh! Diabetes Bisa Picu Stroke dan Jantung

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:29 WIB

Raih UHC Award 2026, Pemkab Bangkep Tunjukkan Komitmen Terhadap Kesehatan Warga

Senin, 26 Januari 2026 - 16:06 WIB

Luar Biasa, Tim Medis RSUD Trikora Salakan Selamatkan Bayi 1 Hari Penderita Atresia Ani

Berita Terbaru