KLIKINDONESIA.CO, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) resmi menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Kerja sama ini fokus pada pengembangan sistem informasi, riset, serta inovasi daerah.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlangsung di Ruang Pertemuan Kampus ITS Surabaya, Rabu (29/4/2026). Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, hadir langsung untuk meresmikan kemitraan strategis tersebut.
Pihak ITS diwakili oleh Prof. Agus Muhammad Hatta, Ph.D. (Wakil Rektor IV), Beny Cahyono, Ph.D., serta Tony Dwi Susanto, Ph.D. Sementara itu, delegasi Pemkab Bangkep dipimpin langsung oleh Bupati yang didampingi Kadis Kominfo Rahmad Labou, Kepala Bidang Aplikasi Informasi Dani Mania, serta Rivaldo Yetta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Alasan Memilih ITS
Rivaldo Yetta, salah satu perwakilan Pemkab Bangkep, menjelaskan alasan pemilihan ITS sebagai mitra. Menurutnya, ITS merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia dengan peringkat ke-6 nasional. Selain itu, ITS juga diakui di level internasional melalui QS Asia University Ranking.
“Kami berharap kerja sama ini memberikan pembelajaran aplikasi informasi, persandian, riset, dan inovasi yang mumpuni bagi daerah,” ujar Rivaldo.
Mewujudkan Tata Kelola Digital
Bupati Rusli Moidady dalam sambutannya menekankan bahwa transformasi digital adalah keharusan bagi pemerintahan modern. Ia ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
“Pemerintah Bangkep berkomitmen penuh mengimplementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara menyeluruh,” tegas Bupati.
Untuk mewujudkan pemerintahan digital yang kokoh, Pemkab membutuhkan arah yang jelas. Oleh karena itu, kerja sama dengan ITS difokuskan pada penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE.
Bupati berharap, melalui blueprint tersebut, seluruh perangkat daerah memiliki panduan yang sama dalam pengembangan teknologi informasi. Dengan demikian, tidak akan ada lagi perangkat daerah yang mengembangkan aplikasi secara terpisah atau berjalan sendiri-sendiri (silo system).
“Saya harap seluruh perangkat daerah memiliki panduan yang sama. Kita akhiri sistem aplikasi yang bermain sendiri-sendiri,” pungkasnya. *[]
Penulis : Victor Reppie
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co











